alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi MAN IC Gowa Divonis Berbeda

Vivi Riski Indriani
Tiga Terdakwa Kasus Korupsi MAN IC Gowa Divonis Berbeda
Majelis Hakim PN Makassar menjatuhkan vonis kepada ketiga terdakwa kasus korupsi proyek pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insani Cendikia (MAN IC) Kabupaten Gowa. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap Direktur PT Cahaya Insan Persada, Hendrik Wijaya selaku renanan pada proyek pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insani Cendikia (MAN IC) Kabupaten Gowa.

Selain Hendrik, dua terdakwa lainnya Direktur PT Syafitri Perdana Konsultan, Alimuddin Ansar selaku konsultan pengawas dan Pejabat Pembuat komitmen (PPK), Andi Muhammad Zainul Yasni, divonis masing-masing satu tahun penjara.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu digelar pada Selasa (18/06/2019) kemarin, hingga larut malam.



Dalam amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim Ketua Yamto Susena, ketiga terdakwa dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Klienku pak Zainul itu divonis 1 tahun sama pak Alimuddin, kalau pak Hendrik itu dua tahun penjara," kata Penasehat Hukum Terdakwa Zainul, Buyung Harjana, Rabu (19/06/2019).

Tidak hanya itu, ketiga terdakwa juga dikenakan denda Rp50 juta atau subsider kurungan penjara selama dua bulan. Bahkan, hakim juga membebankan Hendrik uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp7 miliar.

"Jika tidak diganti maka harus dikenakan kurungan penjara enam bulan," ujar Buyung Harjana.

Meski demikian, dia tidak akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim atas kliennya. Sehingga hukuman 12 bulan penjara akan dijalani terdakwa Zainul.

Diketahui, ketiga terdakwa terseret atas pekerjaan pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB), Asrama Putra dan Asrama Putri Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) pada Kantor Wilayah Kementrian Agama Sulsel tahun Anggaran 2015 .

Dimana proyek itu dibangun di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa berdasarkan surat perjanjian/kontrak nomor: 025.04.2.419366/IC/018/2015 tanggal 13 Oktober 2015, bersama-sama dengan saksi Andi Muhammad.

Akibatnya perbuatan terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar Rp7.257.363.637 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP).



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads