alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hadapi Perang AS-Iran yang Hampir Pecah, India Tegang

Tim Sindonews
Hadapi Perang AS-Iran yang Hampir Pecah, India Tegang
Perseteruan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kian memanas memicu sejumlah negara bersiap diri, salah satunya Negara India. Foto : Ilustrasi/Istimewa

NEW DELHI - Perseteruan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kian memanas memicu sejumlah negara bersiap diri, salah satunya Negara India.

Angkatan Laut India mengerahkan beberapa kapal perang ke Teluk Persia dan Teluk Oman untuk memberikan keamanan bagi kapal-kapal berbendera India yang melintasi wilayah tersebut.

Pengumuman pengerahan kapal disampaikan pada hari Kamis, hari di mana Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menembak jatuh pesawat nirawak atau drone mata-mata militer Washington, RQ-4 Global Hawk.



"Angkatan Laut India mengeksekusi 'Operation Sankalp'. Menyebarkan INS Chennai dan INS Sunayna di Teluk Oman, untuk memastikan kembali Kapal-kapal berbendera India yang beroperasi/transit melalui Teluk Persia dan Teluk Oman setelah insiden keamanan maritim," bunyi pengumuman Angkatan Laut tersebut, dikutip dari akun Twitter-nya, @indiannavy, Jumat (21/06/2019).

"Kapal-kapal ini, yang dikerahkan di Teluk Oman dan Teluk Persia, akan melakukan operasi keamanan maritim. Selain itu, penyelamatan udara oleh pesawat India juga dilakukan di daerah tersebut," lanjut pengumuman itu.

Ketegangan di Teluk Persia meningkat secara dramatis setelah dua kapal tanker minyak diserang di Teluk Oman pekan lalu. Belum ada bukti nyata yang membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas insiden itu, namun otoritas AS menyalahkan Iran.

Seteru kedua negara itu memanas dengan ditembaknya drone RQ-4 Global Hawk AS kemarin. Teheran mengklaim pesawat nirawak Amerika itu ditembak jatuh karena memasuki wilayah udaranya. Namun, Washington mengklaim pesawat itu beroperasi di atas perairan internasional.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads