alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dilanda Kebakaran, Pemilik Gudang Springbed Merugi Rp1 Miliar

Chaeruddin
Dilanda Kebakaran, Pemilik Gudang Springbed Merugi Rp1 Miliar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di ruko penyimpanan springbed di jalur dua Jalan Durian, Kelurahan Lagaligo Kota Palopo, Minggu (23/06/2019) dini hari. Foto: Chaeruddin/SINDOnews

BELOPA - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Luwu dan Kota Palopo, Minggu (23/06/2019) dini hari. Studio radio swasta milik anggota DPRD Kabupaten Luwu, Sul Arrahman, di lingkungan Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, ludes dilalap si jago merah.

Di tempat terpisah, kebakaran hebat juga terjadi di jalur dua Jalan Durian, Kelurahan Lagaligo, Kota Palopo.

Menurut saksi, Aziz Arifuddin, rumah panggung milik anggota DPRD Luwu (Bekas studio Radio Suara) ini terbakar dipicu hubungan arus pendek listrik atau terjadi korsleting.



"Kami menduga kebakaran akibat korsleting, hubungan arus pendek. Meski ini masih dugaan namun kami berharap pihak kepolisian bisa memastikan penyebab kebakaran ini," sebut Aziz yang juga rekan korban kepada SINDOnews.

Beruntung, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa. Dua unit armada kebakaran tiba di lokasi berhasil menjinakkan kobaran api sehingga tidak merembes ke rumah warga lainnya.

Meski demikian, api yang terlanjur membesar meratakan bangunan dan seisinya rata dengan tanah.

"Rumah panggung ini dulunya adalah studio mini radio, kebetulan tak berpenghuni atau dijadikan sebagai gudang serta bekas studio radio suara milik kakanda Sul Arrahman, anggota DPRD Kabupaten Luwu yang kebetulan berada persis di halaman belakang rumah kediaman beliau yang juga hanya berjarak 50 meter dari kediaman keluarga kami," kata Aziz.

Sementara itu, kebakaran di Kota Palopo, api dengan cepat menghabiskan seisi ruangan gedung rumah toko (ruko) berlantai dua itu. Bangunan ini merupakan bekas kantor colombus.

Pemilik ruko, Burhanuddin mengalami kerugiaan hingga ratusan juta atau diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Sebab, ruko tersebut merupakan tempat usaha penampungan kasur springbed, Toko Aneka Kasur.

"Terakhir saya buka toko hari Jumat. Masih banyak barang berupa springbed di dalam. Kerugian kami perkirakan mencapai Rp1 miliar," ungkap anak pemilik toko, Arya kepada awak media.

"Tidak ada gas dan listrik dalam toko ini, karena memang hanya difungsikan sebagai gudang. Juga tidak ada orang yang tinggal
dalamnya," sambungnya saat ditanya soal penyebab kebakaran.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook