alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gubernur Sulbar Bahas Tindak Lanjut Pelayaran 'Polman-Malaysia'

Asrianto Suardi
Gubernur Sulbar Bahas Tindak Lanjut Pelayaran Polman-Malaysia
Pelabuhan Tanjung Silopo akan jadi jalur pelayaran lintas negara dari Kabupaten Polman ke Malaysia. Foto: Asrianto Suardi/SINDOnews

POLEWALI - Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup provinsi dan kabupaten menggelar rapat pertemuan di ruang pola Kantor Bupati Polman, belum lama ini.

Rapat ini membahas tindak lanjut rencana pelayaran lintas antar negara Polman-Lahad Datu Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Silopo, Kecamatan Binuang. (Baca juga: Pelayaran 'Polman-Malaysia' Akan Terwujud Via Tanjung Silopo)

Ali Baal Masdar mendukung rencana pelayaran lintas negara yang memuat Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI), dengan catatan, sejumlah sarana dan prasarana perlu pembenahan.



Seperti rencana pembangunan dua jalur jalan poros, penyediaan sarana air bersih di Pelabuhan Silopo, dan rambu-rambu laut. Serta kesediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan.

"Semua sarana tersebut harus harus mendukung agar sistem pelayanan di pelabuhan berjalan dengan baik," imbaunya.

Apalagi menurutnya, pelabuhan Silopo juga akan dipromosikan sebagai jalur tol laut Nunukan, Makassar, Polewali dan Belang-belang.

Orang nomor satu di Sulbar ini pun turun meninjau Pelabuhan Tanjung Silopo untuk memastikan kesiapan pelabuhan beroperasi secara maksimal pada Sabtu (22/06/2019) kemarin.

"Kita berharap dengan keberadan Pelabuhan Tanjung Silopo ini bisa membuka jalur pelayaran dalam dan luar negeri," harap Ali Baal Masdar.

Sementara itum, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar menjelaskan, pelayaran lintas negara ini tidak hanya menjadi tempat embarkasi-debarkasi calon TKI ke Lahad Datu Malaysia.

Akan tetapi diharap akan menjadi jalur perdagangan hasil bumi ke Malaysia. Apalagi kata dia, beras produksi petani Polman surplus hingga 80 ton per tahun.

"Selama ini pemerintah Kerajaan Malaysia membeli kebutuhan pokoknya itu dari Tarakan. Ketika sudah diaktifkan pelabuhan kita maka hasilĀ  bumi kita seperti sayur, beras dan sembako lainnya kita mau kalauĀ  diambil di kabupaten ini," paparnya.

"Jadi kita berharap provinsi segera menandatangani MoU dengan kerajaan sabah Malaysia, sebab itu sepenuhnya menjadi gaweannya provinsi agar kerja sama Malaysia ini secepatnya beroperasi," tutup Andi Ibrahim Masdar.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook