alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BPKP Mulai Audit Kerugian Negara Skandal Dinkes Parepare

Darwiaty Dalle
BPKP Mulai Audit Kerugian Negara Skandal Dinkes Parepare
Kasat Reskrim Polres Parepare Iptu Asian Sihombing. Ia mengaku pihak BPKP sudah mulai mengaudit kasus di Dinkes Parepare. Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, mulai melakukan audit terkait jumlah kerugian negara, atas kasus raibnya dana Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Parepare sebesar Rp6,7 milliar.

Kasat Reskrim Polres Parepare Iptu Asian Sihombing mengatakan, tim dari BPKP tiba di Polres Parepare sebanyak 4 orang untuk melakukan audit dan memeriksa pihak-pihak dari Diskes Parepare tersebut diantaranya, staf, pengelola dana dan bendahara Diskes. Termasuk, kata dia, mantan Kadiskes Parepare juga akan kembali diperiksa Muh Yamin.

"Pemeriksaan dari BPKP rencananya akan berjalan selama lima hari. Adapun, pihak-pihak yang akan diperiksa jumlahnya mencapai 70 orang," ungkap Asian.



Asian yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Bantaeng tersebut menambahkan, setelah BPKP melakukan pemeriksaan dan pihaknya menerima hasil audit jumlah kerugian negara yang ditimbulkan, selanjutnya akan dilakukan gelar perkara. "Gelar perkara rencananya akan dilaksanakan di Polda Sulsel," tutupnya.

Sekadar diketahui, jumlah dana yang raib sebesar Rp6,7 miliar, yang melibatkan mantan Kepala Diskes Parepare Muh Yamin, yang ikut menyebut sejumlah nama pejabat, mantan pejabat, hingga wali kota dan sekkot Parepare. Skandal raibnya anggaran Dinkes Parepare bahkan menyeret lembaga DPRD, lantaran disebut-sebut ikut menerima aliran dana sebagai uang ketuk palu.

Kasus ini mengemuka pasca demo petugas Call Centre Parepare awal tahun 2019 lantaran uang jasa untuk anggaran 2018 yang belum dibayarkan. Muh Yamin yang saat itu menjabat Kadiskes, pun dicopot dari jabatannya diparkir sebagai staf ahli.

Sebelumnya Kepala BPKP Perwakilan Sulsel, Arman Sahri Harahap mengatakan, pihaknya telah menerima permintaan dari penyidik Polres Parepare untuk melakukan audit jumlah kerugian negara telah. Audit tersebut, kata dia, terkait investigatif untuk menemukan adanya penyimpangan dalam kasus tersebut. "Untuk mengetahui kerugian negara," tutupnya.



(agn)

loading...
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook