alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tolak Dipenjara 19 Tahun, Istri CEO Abu Tour Melawan!

Vivi Riski Indriani
Tolak Dipenjara 19 Tahun, Istri CEO Abu Tour Melawan!
Tak mau mendekam dipenjara selama 19 tahun berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Istri CEO Abu Tours, Nursyariah Mansyur kembali melakukan perlawanan. Foto : SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - Tak mau mendekam dipenjara selama 19 tahun berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Istri CEO Abu Tours, Nursyariah Mansyur kembali melakukan perlawanan.

Kali ini tervonis kasus penggelapan dan pencucian uang jemaah senilai Rp1,4 triliun ini melawan dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pasca banding ditolak Pengadilan Tinggi Makassar.

Penasehat hukum Nursyariah, Hendro Suyanto mengaku telah memasukkan memori kasasi ketiga kliennya sejak 19 Juni 2019 lalu.



"Iya bandingnya semua ditolak dan kita sudah memasukkan memori kasasi sejak 19 Juni kemarin," tukas Hendro.

Kata Hendro, putusan banding Pengadilan Tinggi Makassar keluar sejak 20 Mei 2019 lalu. Dalam putusan dengan nomor perkara 196//PID/2019/PT Mks atas nama terdakwa Nusyariah Mansyur mengadili menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar Nomor 1379/Pid.B/2019/PN Mks tanggal 21 Februari 2019.

Menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalano oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari seluruhnya dari pidana yang telah dijatuhkan.

Berbeda dengan Nusyariah, Manager Keuangan Abu Tours Muh Kasim divonis 16 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta atau kurungan penjara 1 tahun. Sementara, mantan Manager Marketing Abu Tours divonis 14 tahun denda Rp100 juta atau kurungan penjara 1 tahun.

Tidak hanya Nusyariah, banding CEO PT Abu Tours yakni Hamzah Mamba terlebih dulu ditolak Pengadilan Tinggi Makassar. Hamzah Mamba divonis pidana penjara selama 20 tahun dan denda Rp500 juta subsider 1 tahun 4 bulan penjara.

Sama halnya dengan istrinya, Hamza Mamba juga mengajukan kasasi ke Mahkama Agung dan memori kasasi telah dikirim sejak 28 Mei 2019 lalu.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads