alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lampu Jalan Tenaga Surya di Polman Mulai Tak Berfungsi

Asrianto Suardi
Lampu Jalan Tenaga Surya di Polman Mulai Tak Berfungsi
Lampu jalan tenaga surya di Jalan Andi Latanratu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, sudah tak lagi berfungsi. Foto: Asrianto Suardi/SINDOnews

POLEWALI - Kondisi Lampu Jalan Tenaga Surya (LJTS) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar, kembali menuai sorotan. Kali ini terkait dengan fungsinya yang tak lagi menerangi beberapa wilayah, termasuk kota dan pedesaan.

Dimana pengadaan LJTS ini sebelumnya berkasus hingga pihak penegak hukum menetapkan dua orang tersangka atas dugaan korupsi.

(Baca juga: Sidang Perdana Kasus Lampu Jalan Polman Dudukkan 2 Terdakwa)



Menurut Ketua LSM Amanat Masyarakat Peduli Kebenaran dan Keadilan (Amperak), Erwin, azas manfaat LJTS ini memang ada. Namun tidak bertahan lama dirasakan masyarakat.

Buktinya di beberapa titik lampu tersebut mulai tidak berfungsi.

"Kita hitung saja mulai dari Kampus Unasman sampai kantor Bupati, di situ kurang lebih ada puluhan titik, lampu yang mati pun bervariasi. Ada mati jam 10 malam dan jam tiga subuh, itu belum dihitung lampu jalan yang berada di desa," pungkasnya, Rabu (26/06/2019).

"Kita berharap ada fakta baru siapa saja yang mengambil keuntungan di proyek lampu jalan ini," tuturnya menambahkan menyikapi kasus yang saat ini tengah bergulir.

Dia pun berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman untuk menghentikan pengadaan lampu jalan ini. Serta menjadikan kasus yang tengah bergulir sebagai pembelajaran.

Erwin juga meminta supaya pendataan guna memetakan letak lampu jalan milik pemerintah kabupaten dengan provinsi sebagai pembeda.

"Lampu jalan ini kalau bukan akinya bermasalah bisa jadi panel surya nya. Dan itulah komponen paling mahal, karena bisa saja tidak maksimal memberikan energi ke aki," ujarnya.

"Banyak lampu jalan yang hanya jadi pajangan karena sudah mati,  terutama di Pantai Bahari bahkan di desa juga sudah banyak mati," ungkap Erwin.

Kepala Desa Mammi, Kecamatan Binuang, Sulaiman mengaku jika ada dua titik lampu jalan di desanya sudah tak lagi berfungsi. Kondisi ini telah dilaporkan ke pihak terkait namun belum ada tanggapan.

"Ada dua di jalan poros desa dekat masjid yang sudah mati. Kami tidak tahu apakah ini masih garansi atau tidak. Saya tidak tahu membeli dimana komponen dan spare part lampu untuk memperbaiki kerusakannya," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disrumkintan) Kabupaten Polman, Mahadiana Djabbar menyebutkan, terhambatnya perbaikan lampu jalan disebabkan pihaknya masih kekurangan tenaga di bidang pemukiman.

"Sebenarnya ada rencana pengadaan lampu jalan tenaga surya tahun ini tapi di revisi," ucapnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook