alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Begal Nyamar Jadi Tukang Ojek Saat Beraksi Dihadiahi Timah Panas

Faisal Mustafa
Begal Nyamar Jadi Tukang Ojek Saat Beraksi Dihadiahi Timah Panas
Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang bersama Tim Khusus Polda Sulsel usai melumpuhkan begal yang kerap menyamar jadi tukang ojek saat beraksi. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang bersama Tim Khusus Polda Sulsel, melumpuhkan kedua kaki pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) bernama Sandi (25) di Jalan Dirgantara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Kamis (27/6) dini hari.

Penangkapan terhadap pria yang biasa melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai tukang ojek ini dipimpin langsung Panit 2 Reksrim Polsek Panakkukang, Ipda Robert Hariyanto Siga didampingi Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius MB.

"Jadi modus pelaku ini saat beraksi. Ia nyambi jadi tukang ojek, di samping itu ia mengamati korban yang dari daerah menggunakan bus, melihat korban yang turun dari bus ia pun datang saat korban lengah kesempatan itulah dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya dan merampas barang gawai milik korban yakni perempuan Rasmiyati Suardi," kata Kapolsek Pannakukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap.



Pelaku sendiri diamankan usai salah satu korbannya korbannya seorang perempuan bernama Rasmiyati Suardi pada tanggal 21 Juni 2019 mengadukan peristiwa kejahatan yang dialaminya di Mapolsek Panakkukang.

Mendapat laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan di lapangan, hingga mengetahui keberadaan pelaku sampai akhirnya disergap petugas.

Saat diinterogasi pelaku mengaku telah melancarkan aksinya di beberapa wilayah di Kota Makassar antara lain Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di halte depan Aspol Panaikang pada tanggal 21 Juni 2019 lalu dengan membawa kabur gawai merk Xiomi A1 warna putih milik korbannya.

Aksi selanjutnya masih di Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di depan perwakilan bus Litha yang dilakukannya awal bulan Juni dengan merampas gawai merek Oppo warna putih.

Yang paling parah pelaku pernah merampas gawai terhadap Mahasiswa saat turun dari bus yang ditumpangi korban, lalu menjualnya ke seseorang yang tidak dikenalnya seharga Rp800 ribu melalui sosial media Facebook.

Usai diintrogasi kata Kompol Ananda, pelaku dibawa untuk menunjukkan barang bukti serta lokasi kejahatannya didalam perjalanan pelaku berusaha melepaskan diri dari kawalan petugas dan melarikan diri.

"Ketika pelaku memanfaatkan situasi setelah lepas dari kawalan petugas, untuk mencoba melarikan diri. Tiga kali tembakan ke udara dilepaskan. Namun tak digubris dengan terpaksa petugas kembali melepaskan tiga butir peluru. Peluru meluncur menerjang kaki pelaku seketika pelaku jatuh tersungkur setelah tiga butir peluru bersarang dikakinya," tutupnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa satu unit motor Mio Sporty warna merah muda dengan nomor polisi DD 5149 QQ yang kerap digunakan pelaku saat beraksi serta satu gawai merek Xiomi A1 yang diduga milik korban.

Selanjutnya pelaku dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Panakkukang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook