alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

450 Prajurit Satgas Yonif 721 Makkasau Diberangkatkan ke Papua

Faisal Mustafa
450 Prajurit Satgas Yonif 721 Makkasau Diberangkatkan ke Papua
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi melepas keberangkatan para prajurit Yonix 721/Makkassar ke Papua, Rabu (03/07/2019). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi memimpin upacara pemberangkatan para prajurit Yonix 721/Makkasau ke Papua dalam rangka membantu pengamanan wilayah di Bumi Cenderawasi.

Upacara pelepasan itu berlangsung di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Rabu (03/07/2019). Sedikitnya 450 prajurit diberangkatkan.

"Rencananya 9 bulan dalam program itu, dan memang tempat-tempat yang akan diduduki ini dikenal sangat rawan. Bukan hanya itu, medannya juga luar biasa apalagi cuacanya sangat dingin," kata Surawahadi melalui keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews.



Dia meyakini para anak buahnya memiliki keterampilan untuk bertahan dan menyerang ketika tiba-tiba terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kesiapannya prajurit dengan sudah melaksanakan latihan pra tugas selama ini, saya percaya anak-anak siap melaksanakan tugas ini," pungkasnya.

Selain menjaga keamanan di daerah rawan, para prajurit Yonif 721/Makkasau yang dikenal pandai bercocok tanam ini juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah tempat mereka bertugas nantinya.

"Keunggulan anak-anak di sini juga itu tidak pernah mengeluh dan sangat komunikatif dengan masyarakat, insya Allah juga bisa diaplikasikan semua ilmunya, termasuk yang cocok tanam, paling tidak mereka ini tidak kelaparan dalam bertahan hidup, karena terkadang pendorongan logistik suka terlambat, nah ini yang kita antisipasi," papar Surawahadi.

"Mereka pun setelah masuk ke pos, maka yang pertama mereka tanam itu nanti adalah cadangan makanannya, karena antisipasi nanti apabila cuaca buruk mereka sudah bisa makan dengan hasil tanamannya sendiri," sambung dia.

Jenderal TNI bintang dua ini juga mengucap terima kepada semua pihak yang telah membantu utamanya Pemprov Sulsel dengan memberikan bantuan alat-alat kesehatan sampai alat bercocok tanam.

"Dan ini juga kita jujur berterima kasih kita semuanya siap ini berkat dukungan pemerintah daerah khususnya provinsi, juga yang membantu alat kesehatan alat-alat yang mendukung pertanian, termasuk tenaga pendidiknya ini semua dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," tuturnya.

Ketika ditanya perihal insiden hilangnya pesawat MI-17 dengan Noreg HA-5138 milik Penerbad TNI AD. Surawahadi mengaku turut prihatin, dan mengupayakan pencarian dengan mengirimkan tiga helikopter ke lokasi di pegunungan Bintang Papua.

"Ada tiga helikopter kita kerahkan semua, termasuk helikopter sipil. Kebetulan anak buah saya ada 5 orang dari 725 sementara masih dalam pencarian, kita juga mohon doanya semoga bisa ditemukan lokasi pecahnya atau hancurnya dimana karena sampai sekarang masih belum ditemukan," terangnya.

Namun, Danpussenif Kodiklatad TNI AD ini juga menjelaskan saat ini keluarga korban masih belum diberitahukan.

"Untuk pihak keluarga sementara belum kita beritahu, tetapi kita belum liat korbannya bisa selamat. Nanti kalau sudah kita lihat bukti nyatanya di lapangan baru kita beritahukan, Itulah kita harus siap, yah resiko sebagai keluarga prajurit," bebernya.

Turut hadir Gubernur Sulsel,  Nurdin Abdullah. Dalam sambutannya, dia mendorong dan memotivasi semangat bagi prajurit Yonif 721/ Makassau.

"Atas nama pribadi dan pemerintah Sulawesi Selatan, mengapresiasi seluruh prajurit dan keluarga Yonif 721/Makkasau atas pelaksanan tugas menjaga perbatasan, semoga berhasil dan sukses," ucapnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook