alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bahas Pilkada 2020, 12 KPU Kabupaten/Kota di Sulsel Dikumpulkan

Muhaimin
Bahas Pilkada 2020, 12 KPU Kabupaten/Kota di Sulsel Dikumpulkan
KPU Sulsel menggelar workshop bersama 12 KPU Kabupaten/kota di Kantor KPU Sulsel, Jumat (5/7). Foto: Sindonews/Muhaimin

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel mengumpulkan 12 KPU kabupaten/kota di Makassar. Semua yang dikumpulkan ialah mereka yang bakal menggelar Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Mulai dari KPU Makassar, Pangkep, Barru, Gowa, Maros, dan Soppeng. Selain itu ialah Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, Tana Toraja, dan Selayar, Toraja Utara serta Tana Toraja.

Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi menuturkan agenda ini merupakan workshop khusus bagi 12 KPU kabupaten/kota. Tujuannya untuk menyiapkan mereka menghadapi rangkaian program menghadapi Pilkada 2020 nanti.



Banyak poin yang dibahas pada agenda kali ini. Satu diantaranya yang paling penting ialah menyamakan program kerja masing-masing 12 KPU kabupaten/kota.

“Melalui workshop ini, kami ingin menyamakan program-program tahapan Pilkada 2020 untuk masing-masing KPU kabupaten/kota. Jadi jangan ada lagi program kabupaten/kota yang tidak sama tahapannya. Misalnya, kalau kampenye, apa saja item kampanyenya,” katanya saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jumat (5/7/2019).

Syarifuddin mengerti, setiap APBD kabupaten/kota nilainya berbeda-beda. Dan kondisi itu juga akan mempengaruhi besaran anggaran 12 KPU kabupaten/kota untuk Pilkada 2020 nanti.

Olehnya itu, dia menyebut, melalui workshop ini program kerja 12 KPU kabupaten/kota bisa tetap diseragamkan. Meski mereka memiliki besaran anggaran yang tidak sama.

“Kalau APBD-nya banyak, maka kegiatan juga beragam. tapi kalau APBD-nya terbatas, maka kegiatan yang bisa dilakukan juga terbatas. Tetapi item semua kegiatan secara garis besar, itu ada di seluruh kabupaten/kota,” paparnya.

Dosen Politik UIN Alauddin ini mencontohkan, KPU kabupaten/kota yang memiliki anggaran lebih banyak mungkin bisa menggelar rapat hingga 10 kali. Namun bagi KPU kabupaten/kota yang dananya lebih sedikit, sedianya menggelar pertemuan lima kali saja.

“KPU Makassar untuk tahun lalu anggaran Pilkadanya mencapai Rp60 Miliar. Tapi kabupaten/kota yang lain hanya sampa Rp19 Miliar. Nah, ini dengan alokasi anggaran saat itu, tinggal merasionalisasikan sesuai besarannya. Sehingga kabuaten/kota A dan B program kegiatannya tetap sama,” ucapnya.

Selain penyeragaman program, poin penting yang juga dibahas ialah perihal penyusunan program Pilkada. KPU Sulsel menginginkan KPU kabupaten/kota untuk memberikan masukan kepada masing-masing pemerintah daerah terkait hal tersebut.

“Mereka juga harus mengerti bagaimana menyusun anggaran Pilkada. Ada dasar hukumnya Permendagri terkait dengan pengelolaan daerah. Kadang-kadang Pemda itu acuannya ke situ. Padahal ada Permendagri khusus untuk menyusun anggaran Pilkada. Jadi mereka harus menjelaskan kepada Pemda kabupaten/kota bahwa acuan untuk menyusun anggaran Pilkada itu ada keputusan KPU dan yang lainnya,” tutupnya.

Workshop Digelar di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar. Direncanakan agenda ini akan berlangsung sejak Kamis (5/7) kemarin hingga Sabtu (6/7) hari ini.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads