alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Calon Jamaah Haji Tertua Sulsel Berusia 102 Tahun

Syachrul Arsyad
Calon Jamaah Haji Tertua Sulsel Berusia 102 Tahun
Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) kloter pertama beberapa waktu lalu. Kementerian Agama Sulawesi Selatan memberikan perhatian khusus untuk CJH tertua. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan mencatat dua orang Calon Jamaah Haji (CJH) yang masuk dalam kategori usia tertua dan termuda di musim haji tahun 2019.

Khusus di Embarkasi Makassar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono menyebut, keduanya berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Tertua Sulsel usia 102 tahun dari Bone, termuda 17 tahun dari Lutra," ujar Kaswad yang dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (10/7/2019).



Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel, Anwar Abu Bakar menambahkan, CJH termuda dan tertua itu khusus di Sulsel. Tapi khusus Embarkasi Makassar lainnya yakni di wilayah Papua juga terdapat CJH tertua berusia 104 tahun.

"Kalau khusus Embarkasi makassar, ada dari juga Papua usia 104 tahun. Tapi kalau di Sulsel, dari Kabupaten Bone umurnya 102 tahun dan termuda usia 17 tahun dari Kabupaten Luwu Utara," tegas Anwar.

Dia melanjutkan, bagi CJH yang uzur harus diberikan perhatian khusus. Kata Anwar, pihaknya sudah berpesan kepada petugas haji yang melakukan pendampingan agar memberi pengawalan bagi mereka dengan kondisi fisik lemah.

"Jadi tentu pelayanan yang diberikan harus sesuai standar pelayanan, cuma ada lebih sedikit diberi perhatian khusus. Karena tentu kan dari segi fisik namanya orang tua memang agak terbatas ruang geraknya," sebut Anwar.

Meski demikian, Anwar mengaku bagi CJH yang usianya sudah uzur kadangkala didampingi oleh pihak keluarganya sendiri yang juga ikut berangkat haji. Dia berharap, para jamaah calon haji bisa saling bantu-membantu.

"Tentu kalau jamaah yang masih muda kan masih kuat ji. Kalau yang tua karena terbatas dari segi fisik makanya kita pesan per regu atau ketua rombongan bisa saling membantu. Kalau ada tasnya yang berat tidak bisa angkat, ya dibantu," paparnya.

Anwar turut berpesan kepada CJH agar menjaga kesehatan. Mengingat di Arab Saudi kata dia, sedang memasuki musim panas. Dimana cuaca lebih oanas dari biasanya. Hal ini rawan memicu kondisi tubuh mudah lelah.

"Jadi tentu kita imbau jamaah calon haji menjaga kesehatan khususnya menghadapi iklim di Arab Saudi kebetulan tahun ini memasuki musin panas sehingga udara bisa mencapai 46 derajat celcius. Saya harap jamaah membatas aktivitas di luar ibadah, memperbanyak minum, dan konsumsi buah," pungkasnya.

Diketahui, data yang dihimpun dari Kanwil Kemenag Sulsel, total sebanyak 18.171 calhaj akan diberangkatkan khusus embarkasi Makassar Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi yang berasal dari delapan provinsi di kawasan Timur Indonesia. Dimana pemberangkatannya terbagi kedalam 40 kloter.

Untuk kloter pertama berangkat 7 Juli 2019 dan dijadwalkan tiba kembali ke Indonesia pada 5 September mendatang. Sementara kloter 40 terakhir berangkat pada 4 Agustus, kemudian direncanakan kembali ke tanah air tanggal 15 September 2019 nanti.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads