alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

WNA China Pekerja Tambang di Pangkep Akhirnya Dideportasi

Faisal Mustafa
WNA China Pekerja Tambang di Pangkep Akhirnya Dideportasi
Kantor Imigrasi Klas I TPI Kota Makassar saat menggelar jumpa pers pemulangan TKA ilegal asal China, Kamis (11/07/2019). Foto: Faisal Mustafa/SINDOnews

MAKASSAR - Kantor Imigrasi Klas I TPI Kota Makassar menindaklanjuti temuan Warga Negara Asing (WNA) ilegal asal China yang menjadi pekerja di tambang marmer PT Anugrah Marmer Jelita (AMJ), Kabupaten Pangkep.

Tanpa mengantongi dokumen keimigrasian, Su Kai Hua (40) saat itu diamankan tim gabungan pemantau orang asing (Pora) Kabupaten Pangkep. (Baca sebelumnya: Tim Pora Amankan TKA China di Tambang Marmer AMJ Pangkep)

Sebagai bentuk tindak lanjut, Kantor Imigrasi Makassar akan mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) tersebut ke negara asalnya dengan menggunakan maskapai Citilink pada Jumat (12/07/2019).



"WNA ini melanggar ijin tinggal saat berada di Indonesia. Dimana pria itu menggunakan Visa on Arrival (VOA) atau wisata padahal tujuannya untuk bekerja," terang Kepala Kantor Imigrasi Klas I TPI Kota Makassar, Andi Pallawarukka saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (11/07/2019).

"Jadi yang bersangkutan ini ditemukan di perusahaan marmer di Pangkep oleh timpora yang melakukan pengawasan di perusahaan tersebut, Rabu 3 Juli lalu," sambungnya.

"Saat itu ada 15 orang yang diperiksa, 14 lainnya dapat memperlihatkan paspor, visa dan ijin kerjanya. Nah sementara yang satu orang ini tidak dapat menunjukkan dokumen sehingga tim melaporkan ke kita untuk ditindaklanjuti," jelas Andi Pallawarukka menambahkan.

Su Kai Hua lanjutnya, melanggar Undang-undang nomor 6 tahun 2011 pasal 122 tentang izin tinggal.

"Untuk itu rencana besok (Jumat) kita akan deportasi yang bersangkutan. Kemudian dicekal untuk tidak masuk lagi di wilayah Indonesia selama 6 bulan," tegasnya.

Kepada petugas, Su Kai Hua mengaku berada di Kabupaten Pangkep karena ikut ajakan temannya yang juga berasal dari negeri Tirai Bambu.

Di perusahaan marmer itu, dirinya akan dipekerjakan sebagai pemotong batu marmer.

"Di Perusahaan itu dia mengaku akan digaji Rp6 juta per bulannya. Tapi dia ini belum sempat digaji, kita sudah amankan duluan. Sudah satu bulan (berada di Indonesia). Katanya sih datang sendiri tapi ketika di sini bertemu dengan temannya diajaklah mereka ke sana sama-sama temannya yang orang cina itu," papar Andi Pallawarukka.

Dia menambahkan, belakangan ini pihaknnya telah mendeportasi 16 WNA. Dua diantaranya masih menjalani proses persidangan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sinjai.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook