alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengiriman Pertama Sistem Pertahanan S-400 Rusia Tiba di Turki

Agus Nyomba
Pengiriman Pertama Sistem Pertahanan S-400 Rusia Tiba di Turki
Pengiriman sistem pertahanan udara S-400 Rusia kini telah tiba di Turki. Foto: Istimewa

ANKARA - Meski terus diperingatkan dan mendapat kecaman oleh Amerika Serikat (AS), namun pengiriman pertama sistem rudal S-400 milik Rusia kini telah tiba di Turki.

Hal ini disampaikan kementerian Pertahanan Turki. Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa "kelompok peralatan pertama" dari sistem pertahanan udara canggih dikirim ke Pangkalan Udara Murted di luar ibukota, Ankara.

"Pengiriman suku cadang milik sistem akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang," kata pernyataan Direktorat Industri Pertahanan Turki yang dilansir dari Al Jazeera, Jumat, (12/07/2019).



"Setelah sistem benar-benar siap, itu akan mulai digunakan dengan cara yang ditentukan oleh otoritas terkait," lanjut pernyataan itu.

Al Jazeera, melaporkan dari Istanbul, mengatakan: "Sejauh yang diketahui, sistem akan beroperasi pada Oktober 2019. Pengiriman melewati garis merah yang ditetapkan oleh Amerika Serikat," laporannya.

"Ini adalah titik di mana pertengkaran antara Turki dan AS meningkat, karena Washington mengatakan bahkan S-400 yang tiba di Turki adalah masalah sanksi AS," katanya.

Kebuntuan AS-Turki

AS telah mendesak Turki untuk menarik diri dari kesepakatan - langkah pertama antara anggota NATO dan Rusia - memperingatkan Ankara bahwa mereka akan menghadapi sanksi ekonomi berdasarkan Undang-Undang Sanksi Melawan Musuh Melalui Sanksi Amerika jika itu berlanjut dengan pembelian, dilaporkan menelan biaya lebih dari 2 miliar dolar.

Washington juga mengatakan, Turki tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam program untuk memproduksi jet tempur F-35 berteknologi tinggi.

AS telah berulang kali mengatakan bahwa sistem Rusia tidak kompatibel dengan sistem NATO dan merupakan ancaman bagi F-35.

Sanksi akan menandai titik terendah baru dalam hubungan yang sudah tegang antara Turki dan AS. Tahun lalu, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Turki atas penahanannya terhadap seorang pendeta AS, yang memicu krisis mata uang Turki. Sanksi itu kemudian dicabut setelah pembebasan pendeta.

Kesepakatan dengan Rusia juga telah meningkatkan kekhawatiran di kalangan Barat bahwa Turki semakin dekat dengan pengaruh Moskow.

Ankara telah menolak untuk tunduk pada tekanan AS, bersikeras bahwa memilih peralatan pertahanan yang akan dibeli adalah masalah kedaulatan nasional.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook