alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Penculikan Rekayasa! Mahasiswa Politeknik Ini Niat Peras Orang Tuanya

Faisal Mustafa
Penculikan Rekayasa! Mahasiswa Politeknik Ini Niat Peras Orang Tuanya
Penculikan dan penyekapan seorang mahasiswa Politeknik di Makassar ternyata hanya rekayasa. Rekayasa dibuat mahasiswa perempuan berinisial RZ ini untuk memeras kedua orang tuanya. Foto : SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Penculikan dan penyekapan seorang mahasiswa Politeknik di Makassar ternyata hanya rekayasa. Rekayasa dibuat mahasiswa perempuan berinisial RZ ini untuk memeras kedua orang tuanya.

Baca Juga : Mahasiswa Teknik Makassar Disekap, Penculik Minta Tebusan Rp25 Juta

"Anak ini bukan merupakan korban penculikan, namun si anak ini memberikan pesan singkat kepada orang tuanya bermaksud meminta uang untuk keperluan si anak ini. Dia meminta tebusan Rp25 Juta tapi itu hanya rekayasa si anak," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indraatmoko krpada SINDOnews, Jumat (19/07/2019).



Menurut Indraatmoko, rekayasa ini terungkap setelah anggotanya dari tim Kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar menemukan pelaku di salah satu rumah di Kabupaten Maros.

Awalnya, orang tua pelaku sekaligus korban melaporkan dugaan penculikan yang dialami RZ. dengan menunjukkan pesan WhatsApp berikut foto penyekapan sang anak.

"Di TKP pertama di Katangka, terus gak dapat orangnya (Eca) cuman dapat talinya yang digunakan untuk mengingat, sama temannya Tenri, Mahasiswi Teknik juga. Dari situ kita dapatkan informasi jika korban berada di salah satu rumah di Kabupaten Maros," bebernya.

Saat ini Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis tersebut masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Jatanras Polrestabes Makassar, untuk mendalami motifnya.

"Semua niatnya sendiri, cuman ada temannya yang membantu ketika dia memfoto pada posisi si anak ini sedang diikat. Inisiatif si anak sendiri karena yang bersangkutan dengar ada informasi orang tuanya baru dapat uang hasil jual tanah, jadi timbul niatnya untuk melakukan hal tersebut," pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook