alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Arab Saudi Kembali Tampung Ratusan Pasukan Amerika Serikat

Agus Nyomba
Arab Saudi Kembali Tampung Ratusan Pasukan Amerika Serikat
Ratusan pasukan militer Amerika Serikat (AS), kembali dikerahkan ke Timur Tengah. Bahkan Arab Saudi yang menjadi tujuan mereka. Foto: Istimewa

RIYADH - Arab Saudi kembali menampung ratusan pasukan tambahan yang dikirim Pentagon ke Timur Tengah, karena keteganan Amerika Serikat dan Iran.

Pentagon mengatakan pada hari Jumat bahwa langkah itu akan memberikan pencegah tambahan, dalam menghadapi ancaman yang muncul dan dapat dipercaya di wilayah tersebut.

Pernyataan pada hari Jumat datang setelah kementerian pertahanan Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa kerajaan akan menjadi tuan rumah pasukan AS untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional.



"Raja Salman memberikan persetujuannya untuk menjadi tuan rumah pasukan Amerika," kata pernyataan juru bicara kementerian itu seperti dikutip oleh kantor berita pemerintah Saudi, SPA.

Seorang pejabat AS, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pengerahan itu akan mencakup sekitar 500 personel militer dan bagian dari peningkatan jumlah pasukan AS di Timur Tengah.

Militer AS juga mengatakan, pihaknya memiliki pesawat patroli yang memantau Selat Hormuz, dan sedang mengembangkan upaya maritim multinasional untuk memastikan kebebasan navigasi di saluran air utama Timur Tengah.

Pada Juni, penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengutip kekhawatiran tentang ancaman dari Iran. Pentagon tidak mengatakan di mana pasukan akan dikerahkan pada saat itu.

Menanggapi serangan terhadap empat kapal tanker lainnya pada 12 Mei, para pejabat AS mengumumkan rencana untuk mengirim 900 pasukan lagi - termasuk insinyur dan skuadron pesawat tempur - ke Timur Tengah dan Rudal Patriot.

Washington juga mengirim kapal perang dan pertahanan rudal patriot ke wilayah itu, dengan alasan ancaman yang tidak ditentukan dari Iran.

Kehadiran militer AS di Arab Saudi dimulai selama Perang Teluk 1991 dan berlangsung selama 12 tahun. Hingga militer AS menarik diri dari kerajaan itu pada 2003, pesawat AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, sekitar 80 km selatan ibukota, Riyadh.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif