alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hasil Hak Angket Dinilai Bisa Harmoniskan Hubungan DPRD-Pemprov

Muhaimin
Hasil Hak Angket Dinilai Bisa Harmoniskan Hubungan DPRD-Pemprov
Diskusi yang digelar oleh Lembaga Bro Rivai Center (BRC) dengan tema Menelusuri Arah Hak Angket Foto: Sindonews/Muhaimin

MAKASSAR - Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Adi Suryadi Culla menyebutkan bahwa rekomendasi sidang Hak Angket tak melulu berujung pemakzulan. Namun bisa berakhir dengan mengharmoniskan hubungan DPRD dan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel.

Hal itu disampaikan Suryadi Culla saat menjadi pembicara pada diskusi yang digelar oleh Lembaga Bro Rivai Center (BRC) dengan tema ‘Menelusuri Arah Hak Angket’ di Upnormal Coffee Roaster, jalan Botolempangan, Makassar (21/7/2019).

“Mungkin penataan kebijakan atau mekanisme hubungan antara DPRD dengan pemerintah. Karena itu juga krusial sehingga memunculkan Hak Angket ini, sehingga ada nuansa politik yang sangat kental. Olehnya itu permasalahan politik ini memang harus diselesaikan oleh kedua pihak itu. Bagaimana hubungan eksekutif dan legislatif itu berjalan tanpa bermuara dengan dampak yang ekstrim. Nah itu salah satu rekomendasi,” katanya.



Dia menegaskan, hal ini karena dalam proses Hak Angket ini, dia melihat hubungan eksekutif dan legislatif memang tidak harmonis. Sehingga akhir dari Hak Angket ini baiknya dengan membangun hubungan yang baik.

Selain itu, Hak Angket ini juga bisa berujung untuk rekomendasi berupa evaluasi kinerja Pemprov. Meminta kepada kementerian dalam negeri untuk meluruskan kebijakan Pemprov jika ada yang memang tidak sesuai.

“Karena hak angket itu juga tidak harus pemakzulan. Meminta kepada kementrian dalam negeri untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang muncul dan dianggap telah menyimpang. Jadi sifatnya pembinaan. Seperti kasus SK Wagub (itu kan sudah diperbaiki),” tuturnya.

Pembicara lainnya sekaligus Ketua panitia Hak Angket, Kadir Halid mengatakan, akhir dari Sidang Hak Angket nantinya akan keluar dua rekomendasi. Apakah perbaikan kinerja atau berujung pada pemakzulan.

“Sampai saat ini kesimpulan (akhir) belum ada. Tapi apakah nantinya impeachment, kita akan keluarkan rekomendasi ke MA (Mahkamah Agung). Apakah dieksekusi, itu tergantung MA,” ungkapnya.

Meski begitu, politisi dari Partai Golkar ini mengatakan sudah ada bayangan hasil dari Sidang Hak Angket ini. Mengingat pelaksanaannya telah digelar lebih dari 12 hari dan telah memeriksa sejumlah terperiksa.

“Kami menilai memang ada pelanggaran. Untuk SK yang diterbitkan itu tidak melalui Tim Penilai Kinerja dan ditandatangi oleh Wagub. Jadi hasil sidang sementara, ada memang pelanggaran yang solid,” tutupnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif