alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Abrasi Pulau, CSR Semen Tonasa Tanam Mangrove

Muhammad Subhan
Cegah Abrasi Pulau, CSR Semen Tonasa Tanam Mangrove
CSR PT Semen Tonasa menanam ribuan bibit mangrove di Pulau Kapoposang Desa Mattiro Ujung, Pulau Pajenekang Mattiro Deceng dan Pulau Saugi Desa Mattiro Baji Kabupaten Pangkep untuk menegah abrasi di Pulau. Foto: Sindonews/Muhammad Subhan

PANGKEP - Abarasi menjadi bagi masyarakat yang tinggal di kepulauan Pangkep. Peristiwa abrasi pantai yang terjadi setiap tahun menyebabkan luas pulau yang semakin sempit sehingga banyak rumah yang berada di pantai rusak.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah abrasi termasuk pembangunan tanggul pemecah ombak di hampir semua pulau di Pangkep. Namun, tanggul pemecah ombak adalah solusi jangka pendek karena seiring berjalan waktu, tanggul tersebut pasti akan rubuh tak kurang dalan lima tahun.

Untuk itu, tiga pemerintah desa di pulau yaitu, Pulau Kapoposang Desa Mattiro Ujung, Pulau Pajenekang Mattiro Deceng dan Pulau Saugi Desa Mattiro Baji bekerjasama dengan CSR PT Semen Tonasa menanam ribuan bibit mangrove sebagai solusi jangka panjang mencegah abrasi.



Pendamping Ring II CSR PT Semen Tonasa, Haniah mengatakan, fungsi hutan mangrove sesungguhnya tak hanya sekedar menjadi penjaga batas pantai dari abrasi air laut. Hutan mangrove juga mempunyai beberapa keterkaitan dan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia, baik fungsinya dalam penyediaan bahan pangan, papan, kesehatan, dan untuk lingkungan.

"Bukan hanya mencegah abrasi, mangrove juga menjadi habibat bagi banyak biota laut yang yang bisa menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat pulau," kata Haniah, Minggu (28/7/2019).

Sebanyak 10 ribu bibit mangrive disebar di wilayah rawan abrasi tiga pulau ini. Haniah mengatakan, kedepan, program penannaman mabgrive ini juga akan dilakukan di pulau lain yang rawan abrasi.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook