alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dibakar Cemburu, Pria di Luwu Nekat Cekik Leher Anaknya Hingga Tewas

Chaeruddin
Dibakar Cemburu, Pria di Luwu Nekat Cekik Leher Anaknya Hingga Tewas
Pelaku pembunuhan Heri Dome (35), terhadap bayinya sendiri diringkus aparat kepolisian. Foto: Istimewa

LUWU - Heri Dome (35) warga Dusun Lajang Desa Lewandi Kecamatan Walenrang Barat Kabupaten Luwu, nekat mencekik dan memutar leher anaknya EJ yang masih berusia (5) hingga tewas.

Kejadian tersebut dilakukan di rumahnya sendiri yang terletak di Dusun Lajang Desa Lewandi Kecamatan Walenrang Barat, sekira pukul 10.00 wita, Senin 29 Juli lalu.

"Pelaku adu mulut dengan istrinya hingga ingin memukul istrinya dengan sebatang bambu. Dalam keadaan tersebut ibu pelaku mencoba melarai, namun bukannya berhenti pelaku malah nekat memukul ibunya sendiri perempuan bernama SM (60)," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faizal Syam, Rabu, (31/7/2019).



Akibat kejadian itu, korban SM mengalami patah tulang lengan tangan kanan. Menurut AKP Faizal Syam, kejadian ini terjadi hari minggu 28 juli sehari sebelum kasus pembunuhan terhadap anaknya sendiri terjadi.

Keeseokan harinya, sekira pukuk 10.00 wita di alamat yang sama, aksi nekat Heri Dome dilakukan dengan dengan cara mencekik leher dan memutar kepala bayinya hingga meninggal dunia.

"Motif pembunuhan diakibatkan rasa cemburu terhadap istrinya, perempuan inisial ST, yang diduganya telah berselingkuh dengan lelaki lain," lanjut Faizal.

Pascakejadian itu bukannya Heri Dome menyesal dan menyerahkan diri, sekira pukul 18.00 wita, sore harinya pelaku kembali melakukan aksi pembakaran rumah tetangganya hingga hangus dan rata dengan tanah.

"Senin 29 Juli 2019 sekitar pukul 18.00 pelaku pembunuhan bayi juga melakukan pembakaran rumah milik perempuan Pati (50) yang tidak lain tetangganya. Kondisi rumah tersebut habis terbakar api dan rata dengan tanah," lanjutnya.

Dari rangkaian peristiwa tersebut warga setempat disulut amarah sehingga mencari pelaku dan siap menghakiminya.

Aparat desa setempat dan aparat Polsek Walenrang kemudian berusaha melerai warga. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi yang diwakil oleh Sekretaris Desa setempat bernama Intang (50).

Hanya dalam waktu 1×24 jam Polsek Walenrang dipimpin oleh Kapolsek, AKP Rafli dibantu Buser Reskrim Polres Luwu, berhasil membeluk pelaku pada selasa 30 Juli 2019.

Hingga saat ini pelaku ditahan di Polsek Walenrang dan ditetapkan sebagai tersangka. "Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku disulut amarah cemburu. Dia juga mengaku membakar rumah Pati, tetangganya sendiri karena kesal akibat ditegur selalu ribut dan mengganggu tetangga," kunci AKP Fafli.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook