alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jamin Keamanan Bayi, BSN Siapkan SNI Popok Sekali Pakai

Marhawanti Sehe
Jamin Keamanan Bayi, BSN Siapkan SNI Popok Sekali Pakai
Badan Standardisasi Nasional (BSN) tengah menyusun SNI popok bayi sekali pakai. Hal ini dilakukan untuk menjamin bayi dari kekhawatiran timbulnya ruam popok atau iritasi pada kulit bayi. Foto : Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Badan Standardisasi Nasional (BSN) tengah menyusun SNI popok bayi sekali pakai. Hal ini dilakukan untuk menjamin bayi dari timbulnya ruam popok atau iritasi pada kulit bayi.

Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Halal Badan Standardisasi Nasional (BSN), Wahyu Purbowasito mengungkapkan, sebelumnya BSN telah menetapkan SNI 7617:2013 tentang Tekstil - Persyaratan zat warna azo, kadar formaldehida dan kadar logam terekstraksi pada kain.

"Berdasarkan Permenperin nomor 07/M-IND/PER/2/2014, SNI 7617:2013 diberlakukan wajib untuk pakaian bayi," terang Wahyu kepada SINDOnews.



Dalam petunjuk teknis yang tertuang di Peraturan Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Nomor 07/BIM/PER/5/2014, disebutkan bahwa yang dimaksud pakaian bayi adalah pakaian yang langsung bersentuhan dengan kulit, terbuat dari kain tenun dan kain rajut dari berbagai jenis serat dan campuran serat yang digunakan untuk bayi sampai berusia 36 bulan.

"Dalam peraturan tersebut, yang dimaksud popok adalah popok kain, bukan popok sekali pakai yang berbahan polimer absorben super," jelas Wahyu.

Lebih lanjut, kata dia, Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Popok bayi sekali pakai ini menetapkan persyaratan dan metode uji popok bayi sekali pakai untuk kebutuhan sehari-hari, baik menggunakan perekat maupun berbentuk celana yang terbuat dari polimer absorben super (Super Absorbent Polymer/SAP).



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif