TOPIK TERPOPULER

Ruang ICU Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Lakipadada Tana Toraja Penuh

Joni Lembang
Ruang ICU Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Lakipadada Tana Toraja Penuh
Ruang ICU untuk penanganan Covid-19 di RSUD Lakipadada Tana Toraja penuh. Foto: Ilustrasi/Istimewa

TANA TORAJA - Ruang isolasi dan intensive care unit (ICU) RSUD Lakipadada Tana Toraja kini telah penuh dengan pasien positif Covid-19. RSUD Lakipadada merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penuhnya ruang ICU ini dikonfirmasi Direktur RSUD Lakipadada, dr Syafari Mangopo. "Memang benar, saat ini ruang perawatan intensif (intensive care unit/ICU) RSUD Lakipadada untuk penanganan pasien positif Covid-19 sudah penuh,” ungkap dr Syafari, Jumat(8/1/2021).



Baca juga: Direktur dan Puluhan Nakes RSUD Batara Siang Pangkep Positif Covid-19

Dia mengatakan, akibat penuhnya ruang ICU ini, pihak rumah sakit harus mencari ruangan lain untuk pasien Covid-19 yang dirujuk dari daerah lain.

Direktur RSUD Lakipadada menyampaikan, bahwa saat ini terjadi peningkatan kasus pasien positif Covid-19 yang cukup signifikan. Di samping jumlahnya semakin banyak, kasusnya juga semakin berat. Jika sebelumnya hanya sedikit yang butuh alat bantu pernafasan, kini yang butuh jumlahnya cukup banyak dengan kondisi yang berat.

"Kami betul-betul berharap kepada masyarakat semua, mari kita jaga diri masing-masing. Menjadi pahlawan buat keluarga kita. Menjadi pahlawan buat masyarakat, mencegah penularan virus corona,” harap dr Syafari.

Dr Syafari mengingatkan masyarakat agar secara ketat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak aman minimal 1,5 meter, dan selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.



Baca juga: Update Corona Luwu Timur 7 Januari: 17 Pasien Sembuh, 2 Meninggal

Penuhnya ruangan ICU khusus Covid-19 di RSUD Lakipadada ini, juga diakui salah satu dokter yang bertugas, dr Rudhy Andi Lolo.

“Ruang isolasi RS Lakipadada sudah full dan alat bantu nafas sudah nyaris terpakai semua. Kami mohon untuk jaga kesehatan. Jangan bandel dan patuhi imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan. Kami berjibaku dengan kerjaan yang berisiko tinggi untuk kalian,” tutur dr Rudhy Andilolo.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!