TOPIK TERPOPULER

Harga Cabai Rawit di Makassar Kian Meroket, Tembus Rp60 Ribu

Vivi Riski Indriani
Harga Cabai Rawit di Makassar Kian Meroket, Tembus Rp60 Ribu
Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Makassar mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Harga komoditas cabai rawit di Kota Makassar mengalami kenaikan. Di Pasar Tradisional Terong misalnya, harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu per kilogram dari harga normal Rp20 ribu. Naik hingga tiga kali lipat.

Suryani, salah satu pedagang Pasar Terong mengatakan, kenaikan harga cabai rawit sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Kondisi ini membuat lapaknya minim pembeli.



"Sekarang ini harga cabai rawit sudah Rp69 ribu per kilogram. Dulu waktu masih murah saja pembeli kurang, apalagi sekarang sudah naik tambah tidak ada pembeli," kata dia.

Baca Juga: Cabai Rawit Pedas Menggigit, Inflasi Minggu Pertama Januari Tembus 0,38%

Jika harga cabai terus meroket, pedagang akan mengalami rugi besar. Sebab, cabai yang dijual bisa busuk jika tak ada pembeli.

"Kalau tidak laku, pasti busuk. Jadinya kita yang rugi. Ada yang mau beli tapi katanya mahal," keluh dia.

Sedangkan harga beberapa jenis cabai lainnya juga mengalami kenaikan meski tak setinggi cabai rawit. Seperti, cabai keriting naik hingga Rp30 ribu dari harga normal Rp15 ribu per kilogram. Cabai besar Rp35 ribu dari harga awal Rp20 ribu per kilogram.



"Kalau cabai hijau masih normal Rp10 ribu per kilogram," ucap dia.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kota Makassar, Sri Rejeki mengaku masih terus memantau kenaikan harga dan ketersediaan stok cabai rawit di pasaran.

Dari pemantauan di pasaran, rata-rata harga cabai rawit mencapai Rp50 ribu per kilogram. Sedangkan ketersediaan stok masih terpantau aman. Kebutuhan 54,16 ton sedangkan stok 61,66 ton.

Baca Juga: Pasokan Berkurang dalam Sepekan, Harga Cabai Rawit Terasa 'Pedas' bagi Konsumen

"Kalau stok masih aman, cuma harga memang yang naik. Rata-rata Rp50 ribu per kilogram," ucap Sri Rejeki.

Dia menyebutkan kenaikan harga komoditas cabai rawit dikarenakan pengaruh cuaca. Belum lagi pedagang membeli di saat kondisi harga sudah naik.

"Belum lagi biaya transportasi, jadi otomatis cukup tinggi naiknya," kata dia.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!