alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sanksi AS Buyarkan Pembicaraan Utusan Maduro dengan Guaido

Agus Nyomba
Sanksi AS Buyarkan Pembicaraan Utusan Maduro dengan Guaido
Pembicaraan utusan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan oposisi yang dipimpin Juan Guaido buyar karena sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat. Foto: Istimewa

CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memerintahkan perwakilan pemerintahnya, tidak melakukan perjalanan ke Barbados untuk pembicaraan yang dijadwalkan dengan oposisi yang dipimpin Juan Guaido pada Kamis, (08/08/2019). Hal itu lantaran sanksi Amerika Serikat (AS) kepada Venezuela terus dilakukan.

"Maduro telah memutuskan untuk tidak mengirim delegasi Venezuela untuk mengadakan pembicaraan pada hari Kamis dan Jumat dengan perwakilan pemimpin oposisi Juan Guaido karena agresi sanksi terus-menerus dilakukan oleh pemerintahan Trump melawan Venezuela," kata sebuah pernyataan pemerintah yang dilansir di Al Jazeera, Kamis, (08/08/2019).

Kedua belah pihak mulai bertemu di Barbados pada Juli untuk mencari penyelesaian atas kebuntuan politik di negara itu.



"Rakyat Venezuela telah mencatat bagaimana pemimpin delegasi oposisi, Juan Guaido, telah merayakan dan mempromosikan tindakan-tindakan yang berbahaya bagi kedaulatan nasional," kata kementerian informasi dalam sebuah pernyataan.

"Venezuela bersedia meninjau mekanisme proses ini sehingga kelanjutannya efektif dan selaras dengan kepentingan rakyat," lanjutnya.

Dalam sebuah wawancara dengan, Carlos Pina, seorang analis politik Venezuela, mengatakan, bahwa reaksi Maduro terhadap sanksi terbaru AS "dapat diprediksi".

"Namun keputusan itu tidak menyiratkan bahwa pemerintah akan meninggalkan meja perundingan secara permanen," katanya, seraya menambahkan bahwa Caracas mungkin berusaha untuk membeli waktu.

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump memerintahkan pembekuan semua aset pemerintah Venezuela di AS dan melarang transaksi dengan otoritasnya.

Langkah AS, yang mengikuti putaran sanksi berulang terhadap Maduro, termasuk otorisasi hukuman terhadap "orang asing" yang memberikan dukungan bagi pemerintahnya.

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyebut sanksi AS terbaru sebagai "ancaman global" dan serangan terhadap properti pribadi.

"Setiap negara yang memiliki investasi di AS harus sangat khawatir karena ini menjadi preseden berbahaya terhadap properti pribadi," katanya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook