alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mahasiswa Demo Tuntut Harga Ganti Rugi Lahan KA, Begini Kata Wagub

M Reza Pahlevi
Mahasiswa Demo Tuntut Harga Ganti Rugi Lahan KA, Begini Kata Wagub
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah kader Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pangkep (IPPM-P) Pongtiku di depan kantor Gubernur Sulsel. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi

MAKASSAR - Sejumlah kader Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pangkep (IPPM-P) Pongtiku, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel, menolak harga ganti rugi lahan rel Kereta Api (KA) Trans Sulawesi yang berada di Kabupaten Pankajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (8/8/19).

Pada aksi tersebut Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman langsung memberikan respon. Ia mengatakan, dalam menentukan nilai ganti rugi lahan rel KA Trans Sulawesi, pemerintah menggandeng pihak ketiga dalam menaksir harga lahan yang akan dibebaskan.

Terkait dengan keluhan masyarakat yang ada di Pangkep, yang menganggap ganti rugi lahan tersebut dinilai terlalu rendah, Sudirman berkeyakinan bahwa harga yang telah ditetapakan oleh tim appraisal merupakan nilai yang adil buat masyarakat.



"Insya Allah, yakinlah bahwa kita akan adil karena ada appraisal yang lakukan. Kalau dipakai lahannya pasti dibayar," katanya.

Andi Sudirman menjelaskan, perselisihan yang ada di tengah masyarakat Pangkep soal kisruh harga nilai ganti rugi lahan kedepannya akan diselesaikan dengan jalur pengadilan.

"Itu nanti ketika ada selisih pasti kembali ke pengadilan, karena ada tim appraisal sebagai tim independen bukan dari pemerintah secara langsung melakukan pembebasan, tetapi pihak ketiga," jelasnya.

Koordinator aksi IPPM-P Pongtiku, Rachmatullah dalam orasinya mengatakan, aksi yang digelar merupakan bentuk penolakan keras terkait harga yang telah ditetapkan oleh tim appraisal dalam ganti rugi lahan pembangunan rel KA di Kabupaten Pangkep.

Harga yang ada saat ini, sangat tidak memenuhi asas keadilan buat masyarkat Pangkep dan hanya ditetapkan secara sepihak oleh tim Appraisal dalam hal KJPP Aditya Iskandar.

"Kenapa tim appraisal menetapkan nilai ganti rugi lahan KA tanpa melakukan negosiasi terhadap pemilik lahan, hitungannya dari mana. Kami menduga ada oknum makelar tanah yang mencoba bermain dalam nilai ganti rugi lahan di Kabupaten Pangkep. Kami juga mencium aroma bahwa, tim Appraisal yang ditunjuk merupakan tim pesanan," kata Amma sapaanya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif