alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kehadiran Nurdin Abdullah di Kongres Sinyal Kuat Gabung PDIP

Abdoellah Nichola
Kehadiran Nurdin Abdullah di Kongres Sinyal Kuat Gabung PDIP
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG) bersama dengan jajaran pengurus saat memberikan keterangan terhadap wartawan di area kongres PDIP di Bali. Foto: Sindonews/Abdoellah Nichola

DENPASAR - Kehadiran Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) di Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach, Denpasar, menunjukkan sinyal kuat bahwa orang nomor satu Sulsel itu sudah berjaket merah (bergabung PDIP).

Spekulasi itu juga dikuatkan bahwa NA tidak hanya hadir sebagai undangan biasa tetapi hadir layaknya sebagai kader menggunakan kemeja warna merah polos dengan songkok udang (kas Bali) yang hanya digunakan oleh pengurus inti.

Apalagi, NA juga menjadi tim pemateri, sinkronisasi, harmonisasi dan perumus dalam materi bertema, peran kepala daerah dalam pelaksanaan program partai. Meski tidak sempat hadir dalam pemaparan materi di hadapan kader, dengan alasan ada agenda bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla, usai pembukaan kongres.



Sinyal tersebut bahkan tidak dibantah oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG).

Rudi menjelaskan bahwa Gubernur Sulsel merupakan salah satu tim pemateri. "Beliau (NA) sudah memberi arahan-arahan kepada kader PDIP di Jakarta. Jadi beliau merupakan tim pemateri. Di dalam ruangan kan sudah jadi semua, jadi tak ada masalah kalau beliau tidak hadir," katanya.

Terkait bergabungnya NA di PDIP, Rudi masih enggan membeberkan secara rinci, namun juga tidak membantah. Dan meminta wartawan mengonfirmasi langsung kepada gubernur.

"Jangan tanya ke saya soal bergabung dan jabatannya, yang jelas Pak NA tim perumus, Beliau hadir hari ini, apakah ada gubernur lain diundang atau tidak namun datang," kata Rudi.

Dia bahkan menandaskan, tidak ada Kepala daerah lain yang hadir di Kongres kecuali kader PDIP dan pengurus inti partai, seperti Gubernur Jateng, Gubernur Bali dan kepala daerah lain.

"Yang kita tanyakan harusnya apa Ridwan Kamil datang atau tidak, atau Pak Gubernur DKI Jakarta hadir atau tidak. Jadi silakan diartikan sendiri," katanya.

Sementara terkait batalnya menjadi pemateri, anggota DPRD Sulsel tersebut enggan berkomentar banyak. "Begini, tadi beliau mau hadir tetapi Pak JK mengajak Pak NA pulang, mungkin ada urusan negara. Yang mengajak ini Wapres, tugas negara penting," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel ikut hadir dalam acara Kongres PDIP ke V di Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, hari ini.

Orang nomor satu Sulsel itu hanya hadir sebagai utusan atau peserta dan kepala daerah yang diusung PDIP di pilkada lalu, tetapi sebagai pemateri dalam pembahasan strategi di komisi.

NA bahkan hadir dan meregistrasi layaknya sebagai kader PDIP, dia bahkan mendapat tempat khusus di lokasi kongres, namun memilih duduk di deretan kader PDIP Sulsel.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif