alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jusuf Kalla Minta Pemprov Sulsel dan DPRD Tetap Saling Menghargai

Muhaimin Sunusi
Jusuf Kalla Minta Pemprov Sulsel dan DPRD Tetap Saling Menghargai
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) saat mempertemukan Gubernur Sulsel dan wakilnya bersama pimpinan DPRD dan Parpol di Sulsel. Foto: Sindonews/Muhaimin

MAKASSAR - Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK) mengundang Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) dan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman beserta pimpinan partai politik (politik) dan anggota DPRD Sulsel di kediaman pribadinya di Jalan Haji Bau, Minggu (11/8/2019). Acara ini berlangsung pada malam hari mulai 19.00 wita dan berakir pada 21.10 wita.

Ditemui usai acara, Nurdin Abdullah mengatakan bahwa JK memberikan sejumlah pencerahan terkait apa yang sementara terjadi di Sulsel. Khususnya hubungan Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel yang berujung dilahirkannya Hak Angket.

NA menjelaskan bahwa JK tak ingin ikut campur lebih jauh mengenai persoalan itu. Namun kata dia, orang nomor dua di Indonesia itu menyarankan agar hubungan Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel tetap harmonis atau Sipakalebbi’.



“Pak JK gak mau ikut campur itu. Tetapi beliau menyarankan agar apapun keputusannya supaya kita saling menghargai,” kata NA saat disinggung mengenai Hak Angket.

Ketua DPRD Sulsel, HM Roem juga mengungkapkan hal yang sama. Dia menyebutkan bahwa JK menyarankan agar Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel menjadi mitra yang baik dan memiliki kerjasama yang bagus.

“Beliau tidak mau mencampuri uruan teknis, itu urusan dewan. Tetap membangun kerjasama, tidak mau campuri urusan angket, tapi (diminta) bangun kerjasama,” katanya.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) menjelaskan bahwa JK memberikan pencerahan ekonomi dan demokrasi. Khusus demokrasi, NH tak menepis bahwa JK menyinggung soal Hak Angket.

Mantan Ketua Umum PSSI ini mengapresiasi langkah JK dalam menyikapi Hak Angket. Alasannya, karena JK kata dia, tak ingin ikut campur lebih jauh khususnya secara teknis.

“Beliau mengatakan bahwa situasi yang berkembang, beliau tidak akan campuri. Tapi harus ada check and balances terhadap eksekutif dan legislatif. Kalau ada persoalan diselesaiakan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan juga kalau ada masalah tidak diselesaikan, itu tidak bagus,” tuturnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook