TOPIK TERPOPULER

Pemkab Luwu Utara Akan Datangkan 15.000 Alat Rapid Antigen

Tim SINDOnews
Pemkab Luwu Utara Akan Datangkan 15.000 Alat Rapid Antigen
Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara akan mendatangkan alat rapid test antigen sebanyak 15.000 untuk mendeteksi lebih cepat seseorang terpapar Covid-19 atau tidak.

Alat ini didatangkan mengingat hasil swab test melalui uji PCR yang selama ini dilakukan memakan waktu yang cukup lama. Bahkan lamanya bisa mencapai 5 sampai 10 hari karena banyaknya kasus Covid-19 di seluruh daerah akhir-akhir ini.



Baca juga: 14 Januari, Gubernur Sulsel dan 13 Orang di Sulsel Akan Divaksin Covid-19

Nah, kedatangan rapid test antigen ini diharap bisa mempercepat upaya pemkab memasifkan tracing, testing dan treatment. Sekaligus mempercepat memutus mata rantai penularan Covid-19, meningkatkan angka kesembuhan, dan mengurangi angka kematian.

Rencana mendatangkan alat ini disampaikan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dalam rapat mitigasi bersama Forkopimda dan jajarannya, di aula La Galigo.

“Dalam waktu dekat, kita akan kedatangan alat rapid antigen sebanyak 15.000. Ini kita datangkan karena kalau tes PCR antriannya panjang sekali. Hasilnya pun harus menunggu 5-10 hari baru keluar,” kata Indah, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Masa Penggunaan Jembatan Bailey di Masamba Diperpanjang



Ia menyebutkan, tingkat akurasi rapid antigen mencapai 90%, sehingga seseorang yang dinyatakan positif langsung diarahkan untuk isolasi mandiri. “Begitu hasilnya keluar, dan positif, maka kita minta untuk segera isolasi mandiri,” tegasnya.

Untuk itu, Indah berharap rapid antigen ini bisa digunakan semaksimalkan mungkin kepada para aparat atau pemberi layanan agar kasus Covid-19 cepat ditemukan untuk kemudian ditangani melalui kegiatan testing, tracing dan treatment.

“Saya minta kita semua di-rapid antigen. Jangan takut. Lebih baik cepat kita tahu. Cara kerja rapid antigen ini sama seperti swab test juga. Malah hasilnya bisa lebih sepat diketahui, 1-2 jam saja,” imbuh Indah.

Baca juga: Gedung DPRD Makassar Dipertimbangkan Terapkan Lockdown

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Luwu Utara, Muslim Muhtar, membenarkan adanya 15.000 alat rapid antigen yang dalam waktu dekat akan tiba di Masamba, Luwu Utara.

“Insyaallah, hari ini tiba di Makassar. Jadi kemungkinan, dua atau tiga hari sudah tiba di Masamba, untuk kemudian kita gunakan untuk keperluan testing yang hasilnya tentu lebih cepat diketahui, ketimbang harus melakukan swab test melalui uji PCR,” jelas Muslim.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!