alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pelatih Asal Jepang Akan Latih Cabor Renang Indah Sulsel

Muhaimin
Pelatih Asal Jepang Akan Latih Cabor Renang Indah Sulsel
Project Formulation Advicer (Volunter Program) JICA Indonesia Office, Imai Yuki saat bertemu dengan sekertaris KONI Sulsel Addien. Foto: Istimewa

MAKASSAR - KONI Sulsel mendapat bantuan pelatih asal Jepang untuk cabang olahraga (cabor) renang indah. Bantuan pelatih ini dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Pelatih dari negeri Sakura itu dijadwalkan tiba di Makassar Oktober mendatang.

Informasi ini disampaikan oleh Project Formulation Advicer (Volunter Program) JICA Indonesia Office, Imai Yuki dalam pertemuannya dengan Pengurus KONI Sulsel di Kantor KONI Sulsel, Rabu (14/8/2019). Imai menyebutkan, bahwa pelatih renang asal Jepang itu bernama Ono Shoko.

Pelatih berusia 31 tahun itu sebenarnya bukan orang baru bagi cabor renang indah di Sulsel. Sebab pada 2016 lalu, dia juga pernah melatih tim persiapan PON XIX Jawa Barat dan mengantar Sulsel berada di peringkat III pada nomor duet.



“Jadi Ono Shoko akan melatih atlet renang Sulsel hingga tahun 2021,” kata Imai.

Selain pelatih untuk renang indah, Imai juga menjanjikan dua pelatih asal Jepang untuk dua cabor lainnya. Ini demi meningkatkan kualitas permainan dan para atlet agar memiliki sikap disiplin lebih tinggi.

“Kami juga menjanjikan bantuan pelatih sepakbola dan atletik,” janjinya. Hanya saja kedua arsitek ini dijadwalkan baru bisa bertugas pada Januari 2020.

Bantuan pelatih asal Jepang ini bermula dari permintaan KONI Sulsel kepada Gubernur Nurdin Abdullah (NA) ketika beraudiensi di Kantor Gubernur Sulsel (19/1) lalu. Dimana NA langsung meminta KONI Sulsel bersurat kepada gubernur dengan usulan sembila cabor, yakni karete, judo, kempo, atletik, renang indah, anggar, senam, soft ball, dan conditioning training.

Menindaklanjuti usulan KONI Sulsel tersebut, gubernur langsung melayangkan surat ke Duta Besar Jepang di Jakarta pada (24/1) lalu, lima hari setelah pertemuan dengan pengurus KONI Sulsel.

Setelah surat tersebut dikirim, Imai kemudian mengadakan pertemuan dengan KONI Sulsel guna memperoleh informasi tentang usulan gubernur tersebut. Imai juga menyampaikan prosedur administrasi yang harus dilalui untuk memperoleh bantuan tenaga relawan pelatih asal Jepang ini.

Sekretaris Umum KONI Sulsel, Addien menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang berperan memfasilitasi kedatangan pelatih asal Jepang ini. Demikian juga kepada JICA yang telah memenuhi permohonan KONI Sulsel melalui Gubernur Sulsel.

“Pelatih-pelatih asal Jepang tersebut otomotis sudah masuk dalam komunitas pelatih di bawah KONI Sulsel. Diharapkan para pelatih ini dapat membangun sinergitas untuk memngembangkan performa atlet yang dibina, terutama menghadapi Pra-PON dan PON XII,” kata Addien.

Dia mengakui program ini sangat membantu KONI Sulsel dalam memajukan cabor di Sulsel. “Kita tentu berharap program ini bisa berlanjut pada masa-masa mendatang untuk beberapa cabor yang menjadi cabang unggulan Sulsel,” harapnya.

Saat ini, salah seorang pelatih asal Jepang yang juga difasilitasi JICA ada di cabang Judo, yakni Daiki Hatatani.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif