alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

2 Figur dari Golkar Ini Menguat Jabat Ketua DPRD Sulsel

Muhaimin Sunusi
2 Figur dari Golkar Ini Menguat Jabat Ketua DPRD Sulsel
Terdapat dua kader Golkar yang menguat mengisi jabatan Ketua DPRD Sulsel. Mereka adalah Fachruddin Rangga dan Ina Kartika Sari yang berstatus petahana anggota DPRD Sulsel. Foto/Ilustrasi: SINDOnews

MAKASSAR - Kursi Ketua DPRD Sulsel kembali menjadi milik Partai Golkar, setelah berhasil meraih kursi terbanyak dengan 13 kursi. Dengan begitu partai beringin mempertahankan statusnya sebagai pemimpin di DPRD Sulsel sejak 10 periode terakhir.

Kendati demikian, HM Roem Muin dipastikan tak bisa lagi duduk sebagai Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2025. Lantaran dia sudah tak mencalonkan lagi untuk level DPRD Sulsel.

Disinggung mengenai penggantinya, Roem menungkap ada dua calon legislatif (caleg) terpilih Golkar Sulsel yang layak dan memiliki peluang besar. Selain menjadi pengurus harian, keduanya juga merupakan incumbent di parlemen Sulsel.



Keduanya yakni Fachruddin Rangga dan Andi Ina Kartika Sari. Roem menilai dua kader Golkar itu paling cocok menjadi suksesornya di kursi DPRD Sulsel.

Rangga merupakan Plt ketua DPD II Golkar Takalar, sedang Ina Kartika merupakan bendahara DPD I Golkar Sulsel yang baru. Sementara di DPRD Sulsel, Rangga merupakan Ketua Badan Anggaran (Banggar) dan anggota Komisi A, sedang Ina Kartika ialah Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Pangerang Rahim yang maju di Pilwalkot Parepare tahun lalu.

“Dua-duanya punya peluang yang sama. Tidak perlu membedakan dia perempuan atau apa, yang jelas memenuhi syarat (partai) untuk itu,” kata Roem kepada SINDOnews.

Apalagi kata Roem, baik Rangga dan Ina bukan pelancong partai. Dimana keduanya merupakan kader Golkar Sulsel yang tidak pernah bergabung dengan partai lain. “Tidak ada pelancong. Jadi peluangnya sama. Dan kita lihat kinerjanya selama ini, keduanya juga bagus. Dan saya kira, pelancong partai sedianya tidak berhak untuk posisi ini (Ketua DPRD Sulsel),” tuturnya.

Mantan Bupati Sinjai dua periode ini menjelaskan ada sejumlah persyaratan dari Partai Golkar dalam menentukan sosok ketua DPRD Sulsel. Salah satunya ialah kader tersebut wajib memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT).

“Selain itu, yang bersangkutan juga harus mampu membangun kerja sama partai dengan partai yang ada di sini. Karena kita ini kan kerja kolektif. Karena kalau itu susah dilakukan, akan lambat juga kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di DPRD Sulsel,” paparnya.

Andai nama Rangga dan Ina Kartika yang pada akhirnya disodorkan DPD I Golkar Sulsel, maka DPP sedianya memiliki hak diskresi atau menentukan. “Meskipun diskresi, tetap tidak akan ekstrim lah. Karena hak diskresi DPP juga akan mengikuti syarat-syarat yang telah ditentukan oleh partai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua tim seleksi (timsel) unsur pimpinan DPRD Golkar Sulsel, Abdillah Natsir, mengatakan rapat pleno untuk penentuan calon ketua DPRD Sulsel sementara digodok. Dia menyebutkan, pihaknya sementara menunggu persetujuan dari DPP.

“Kita memang jadwalkan pleno untuk DPRD provinsi. Tapi kan pleno kami untuk penentuan calon ketua DPRD provinsi dihadiri oleh DPP. Kami lagi minta agenda waktu. Itu kami koordinasikan dengan DPP karena untuk rapat pleno harus dihadiri DPP," ucapnya.

Dia mengatakan pihaknya telah menyodorkan agenda rapat pleno dengan jadwal pekan depan. Namun menurutnya, lebih cepat akan lebih baik. "Minggu depan lah. Tapi tergantung kesiapan DPP kapan. Tapi kita berharapnya bisa lebih awal, agar bisa segera rampung,” tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook