TOPIK TERPOPULER

Beli Handphone Pakai Uang Palsu, Pemuda Baju Bodoa Maros Dijebloskan ke Penjara

Najmi Limonu
Beli Handphone Pakai Uang Palsu, Pemuda Baju Bodoa Maros Dijebloskan ke Penjara
Aparat kepolisian Polsek Lau Polres Maros menunjukkan uang palsu yang digunakan Anto membeli handphone. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu

MAROS - Polsek Lau Polres Maros menangkap seorang pria bernama Andi Tri Hardika Ramadhan alias Anto Lolo (21) terduga pelaku peredaran uang palsu. Ia diciduk tak jauh dari rumahnya setelah sembunyi selama beberapa hari.

Warga Jalan Anggrek Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros itu diamankan usai dilapor oleh Ferdiansyah, yang jadi korbannya.



Baca juga: Edarkan Uang Palsu Rp6 Miliar, Jenderal Rustam Divonis 6 Tahun oleh MA

Kapolsek Lau, AKP Sulaeman saat press rilis di kantornya menyampaikan bahwa, kasus ini bermula saat Anto membeli handphone yang dipasarkan Ferdiansyah secara online, seharga Rp1.200.000. Keduanya lalu bertemu di Dusun Lengkese, Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa untuk bertransaksi.

"Setelah bertransaksi, korban baru menyadari jika uang tersebut memiliki nomor seri yang sama. Sehingga melaporkan kejadian ini ke Polsek Lau," jelas Kapolsek Lau, AKP Sulaeman, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Keterlaluan! Pasutri Tipu Nenek Penjual Kue Keliling dengan Uang Palsu

Kapolsek mengatakan, motif pelaku mencetak uang palsu untuk membeli handphone. Uang palsu itu dicetak dengan printer Canon MP 258 ds HVS. Dicetak dari hasil pindai atau scan.



Handphone yang didapatkan dari Ferdiansyah itu, lalu dijual kembali oleh Anto.

Kini Anto mendekam di Mapolsek Lau Polres Maros dan dikenakan UU Nomor 7 Tahun 2011 Pasal 36 Ayat 1,2,3 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Baca juga: Astaga! Penjual HP di Samarinda Dibayar dengan Kertas Bertuliskan Rp100 Ribu

"Pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan. Berupa 1 unit printer merk Canon MP 258, uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 11 lembar dengan nomor seri OCF597502, satu lembar uang palsu nomor seri AJB691610 dan 1 unit motor Scoopy nopol DD 5486 TQ," pungkasnya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku baru pertama kali menggunakan uang palsu untuk transaksi jual beli.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!