alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Biang Macet, Ratusan PKL Kena Gusur Satpol PP Gowa

Herni Amir
Biang Macet, Ratusan PKL Kena Gusur Satpol PP Gowa
Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros Pallangga, ditertibkan Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jumat (16/08/2019). Foto : SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros Pallangga, ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jumat (16/08/2019). Lapak-lapak yang memenuhi badan jalan memang kerap menjadi biang kemacetan utamanya saat pagi hari pada jalur utama ke Kota Sungguminasa.

"Insya Allah tiap hari bersama tim terpadu, kami akan lakukan penertiban sampai tidak ada lagi PKL yang menggunakan daerah bahu jalan (damija),"ungkap Kasatpol PP Pemkab Gowa, Alimuddin Tiro.

PKL di daerah ini lanjutnya hanya diberi batasan menjual mulai pukul 05.00 Wita hingga pukul 08.00 Wita. Setelah itu, lapak-lapak sudah harus bersih. Dan jika ingin tak terganggu dengan pembatasan jam, maka pihaknya mengimbau, agar pedagang bersedia memasuki pasar Induk Minasa Maupa.



Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa telah mendapat suntikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan pasar rakyat Bontorea di desa Panciro Kecamatan Bajeng.

Dia mengatakan, saat ini Pemkab Gowa sudah membebaskan lahan seluas 2 hektare dengan menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 sebesar Rp4 miliar.

Pasar ini lanjutnya direncanakan mampu menampung sekitar 800 pedagang yang merupakan pedagang yang telah didata dan selama ini berjualan di sepanjang Pallangga dan Panciro. "Jadi dengan adanya pasar ini maka tidak ada lagi pedagang kaki lima liar di wilayah tersebut. Semua akan tertampung di Pasar Bontorea,"ucapnya.

Dia berharap dengan dibangunnya pasar ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi ini sudah menjadi salah satu program pemkab Gowa yakni menciptakan kondisi pasar yang nyaman dan tertib bagi masyarakat. "Jika pasarnya sudah direhabilitasi, kita berharap masyarakat baik penjual maupun pembeli dapat menjaga fasilitas yang sudah ada," pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif