TOPIK TERPOPULER

Ribuan Warga di 3 Desa Kabupaten Pinrang Terisolasi Karena Tanah Ambles

Ichsan Anshari
Ribuan Warga di 3 Desa Kabupaten Pinrang Terisolasi Karena Tanah Ambles
Air bah menerjang Desa Mesakada Pinrang, Sulsel, dan mengakibatkan tanah ambles, Selasa (12/1/2021). Foto: iNews/Ichsan Anshari

PINRANG - Ribuan kepala keluarga (KK) warga di tiga desa Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan terisolasi akibat tanah ambles dan tidak bisa dilalui kendaraan. Bencana itu dipicu hujan deras yang melanda kawasan ini, Selasa (12/1/2021).

Akibatnya, sejumlah tanah menjadi ambles. Akses jalan penghubung dari Desa Mesakada, Sali-Sali, serta Desa Suppirang tidak bisa dilalui.



Sejumlah warga pun saling bahu-membahu untuk membersihkan material longsor yang menutup akses antardesa. Warga hanya menggunakan alat seadanya agar jalan dapat dilalui kembali.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Pinrang Akan Berlakukan Jam Malam

“Tanah yang labil disertai guyuran hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah menjadi ambles. Akses jalan satu-satunya antardesa tertutup jadinya. Ada alternatif melewati Sulawesi Barat, tapi jauh,” kata warga, Rafael Rotte, Rabu (13/1/2021).

Kepala Dusun Salu Lamassa mengatakan, selain faktor tanah yang labil, warga menduga tanah ambles hingga menutup akses jalan lantaran banyaknya penebangan pohon secara liar. Akibatnya, tanah mudah longsor.

“Karena banyak pohon ditebang, sebagian untuk perkebunan, jadinya tebing tidak bisa ditahan. Kalau hujan deras, walaupun sebentar, di sini sering longsor,” kata Lamassa.



Baca Juga: Harga Pupuk Bersubsidi Naik, Bupati Pinrang Minta Petani Paham

Warga pun berharap agar pemerintah daerah setempat dapat mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Dengan begitu, akses utama warga antardesa dapat dilalui kembali.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!