alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Objek Wisata di Polman Ikut Terdampak Musim Kemarau

Asrianto Suardi
Objek Wisata di Polman Ikut Terdampak Musim Kemarau
Objek wisata Wai Batu eks permandian sungai biru di Desa Batetangnga, Polman sepi pengunjung. Menurut pengelola, sepinya pengunjung disebabkan oleh musim kemarau. Foto: SINDOnews/Asrianto Suardi

POLMAN - Musim kemarau yang melanda wilayah kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), tidak hanya berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat. Namun juga terhadap objek wisata di kabupaten ini.

Pantauan SINDOnews, sejumlah objek wisata di Polman tampak sepi pengunjung. Seperti permandian Wai Batu eks permandian sungai Biru di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang.

Meski hari Iibur, objek wisata yang menyuguhkan wisata sungai ini sepi dari pengunjung. Hanya terlihat beberapa orang yang beraktivitas di area itu. Sejumlah lapak pedagang dan gazebo pun tampak kosong.



Jayadi, pengelola objek wisata Biru menuturkan, akhir pekan seperti ini biasanya kedatangan beberapa pengunjung. Namun kurangnya debit air lantaran kemarau, membuat pengunjung sepi. Kata dia, Hal tersebut membuat omzetnya berkurang.

Apalagi saat ini objek wisata ini sedang menjalani proses renovasi dan perbaikan.

"Mudah-mudahan kemarau segera berakhir supaya ramai kembali," tuturnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung Wiwik mengungkapkan, sebelum musim kemarau ia bersama keluarganya rutin berwisata ke tempat tersebut. Namun karena kurangnya debit air membuatnya kurang berminat berkunjung ke tempat itu.

"Kotor sekali airnya, baru banyak sampah,“ ucap Wiwik, Minggu (18/8/2019).

Selain objek wisata Wai Batu, objek wisata Salupajaan yang berada di wilayah yang sama juga mengalami penurunan pengunjung.

Pengelola objek wisata Salupajaan Herman mengatakan, sejak dua bulan terakhir, jumlah pengunjung memang agak sedikit berkurang. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya debit air yang ada di sungai.

Jika biasanya saat libur akhir pekan, pengunjung bisa mencapai 3-5 ribu orang pengunjung, namun sejak kemarau, jumlahnya agak menurun.

"Berkurang memang pak, karena musim kemarau. Kan biasanya pengunjung suka sama sungainya," jelas Herman.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif