alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jelang Pelantikan, KNPI Tantang Anggota DPRD Buka Mimbar Demokrasi

Eky Hendrawan
Jelang Pelantikan, KNPI Tantang Anggota DPRD Buka Mimbar Demokrasi
Anggota DPRD Bulukumba yang terpilih ditantang untuk menggelar mimbar demokrasi. Foto: Sindonews/Ilustrasi

BULUKUMBA - 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba yang terpilih, akan menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah pada Senin, (19/08/2019) besok.

Pengambilan sumpah kepada 40 anggota legislatif Bulukumba menjadi sejarah bagi masyarakat Butta Panrita Lopi yang saat ini masih berada ditingkat kesejahteraan yang di bawah rata-rata. Masyarakat pun menaruh harapan kepada mereka yang telah menempati posisi dewan yang terhormat.

Wakil Sekretaris KNPI Bulukumba, Irham Lahia mengatakan, jika sumpah jabatan yang dilakukan bukanlah sebuah ceremonial semata. Pasalnya ada amanah dan harapan rakyat yang dititipkan untuk diperjuangkan sebagai bentuk pengabdian.



"Setelah pelantikan ada amanah rakyat yang dibawa para anggota legislatif ini. Ada harapan rakyat dititipkan dan itu harus diperjuangkan," katanya, Minggu, (18/08/2019).

Lima tahun masa jabatan menurut Irham, merupakan waktu yang singkat untuk mengabdikan diri atas janji kampanye yang di lakukan saat pileg lalu. Apa yang telah dijanjikan kepada masyarakat merupakan hal yang wajib untuk diwujudkan.

"Tugas besar sebagai anggota DPRD dimulai sejak sumpah itu telah diucapkan. Untuk mengetahui visi DPRD lima tahun ke depan kenapa tidak ceremonial itu dibuat secara berbeda dari sebelumnya," tegas Irham.

Irham menantang anggota DPRD terpilih untuk membuka Mimbar Demokrasi sebagai wadah dan ruang kepada masyarakat, khsususnya para pemuda untuk menyampaikan visi dan menerima aspirasi masyarakat secara langsung dengan ruang dialog.

"Kami menantang para anggota dewan terpilih untuk membuka Mimbar Demokrasi sebagai wadah penyampaian aspirasi. Spirit bagi anggota DPRD harus menjadi pahlawan untuk masyarakat Bulukumba sebagai wakil rakyat," tutup Irham.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook