alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PSI Sulsel Nilai Rekomendasi Panitia Angket DPRD Kontroversial

Tim Sindonews
PSI Sulsel Nilai Rekomendasi Panitia Angket DPRD Kontroversial
Ketua PSI Sulsel, Fadli Noor bersama HM Nurdin Abdullah dan Ketua Umum PSI, Grace Natalie dalam sebuah kegiatan di Makassar awal tahun lalu. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Rekomendasi hak angket DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap HM Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman akan dibacakan siang ini, Senin (19/8/2019). Kendati demikian, arah rekomendasi hak angket sudah jadi buah bibir, dan diprediksi menyudutkan Nurdin Abdullah sebaga Gubernur.

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Muhammad Fadli Noor pun ikut merespons rekomendasi hak angket yang dianggap kontroversial.

"DPRD Sulsel mesti rasional, bijak dan berpikir untuk kondusifitas Sulsel dalam menyikapi rekomendasi pansus angket yang kontroversial.



Sidang pansus tak membuktikan sedikit pun pelanggaran UU sehingga rekomendasi pemakzulan terkesan dipaksakan," kata Fadli dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Minggu (18/8/2019).

Menurut Fadli, bocoran rekomendasi yang ia terima terkesan hanya menyudutkan Gubernur Sulsel. Sementara, salah satu poin yang membuat hak angket bergulir adalah SK 193 pejabat yang ditandatangani oleh Wagub Sulsel.

"Menimpakan kesalahan kepada gubernur atas penerbitan 193 SK pejabat yang ditandatangani dan dilantik oleh wakil gubernur juga mengoyak akal sehat publik," katanya.

Informasi yang diterima Fadli, juga menyebut panitia angket juga tidak utuh karena beberapa nama yang disebut dalam sidang-sidang tidak dihadirkan untuk mengkonfrontasi keterangan yang ada.

"DRPD harus menjaga marwahnya dalam paripurna besok (hari ini) karena jika usulan pemakzulan dipaksakan dan akhirnya dimentahkan oleh Mahkamah Agung maka kredibilitas parlemen akan cacat di mata publik yang mayoritas menilai sidang terbuka pansus tak menunjukkan kesalahan Gubernur," pungkas Fadli.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook