TOPIK TERPOPULER

BPBD Luwu Utara Salurkan Bantuan Banjir di Desa Giri Kusumah

Tim SINDOnews
BPBD Luwu Utara Salurkan Bantuan Banjir di Desa Giri Kusumah
Kalaksa BPBD Luwu Utara, Muslim Muhtar menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Giri Kusumah, Rabu (14/1/2021). Foto: Humas Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik kepada para korban bencana banjir di Desa Giri Kusumah, Kecamatan Malangke, Rabu (14/1/2021).

Selain bantuan logistik dari BPBD, bantuan 2 unit alat berat dari Dinas PUPR juga disediakan di lokasi kejadian. Kalaksa BPBD Luwu Utara, Muslim Muhtar menyebutkan, ada dua tindakan yang dilakukan sebagai penanganan awal bencana banjir di desa tersebut.



Baca juga: Bukan Hanya Nakes, 17 Tokoh di Lutra Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Tindakan tersebut adalah tindakan preventif berupa pembangunan tanggul darurat bersama warga sekitar dan penyediaan alat berat sebanyak 2 unit dari Dinas PUPR, serta pembagian bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di desa tersebut.

“Untuk langkah penanganannya, kita menyediakan bantuan logistik berupa terpal plastik dan pembangunan tanggul darurat,” sebut Muslim.

Baca juga: Pemkab Luwu Utara Akan Datangkan 15.000 Alat Rapid Antigen

Muslim menyebutkan, banjir terjadi pada 9 Januari 2021 setinggi 30-80 cm di Desa Giri Kusumah, Malangke.



Penyebab banjir karena intensitas curah hujan yang tinggi serta jebolnya tanggul sungai Masamba setinggi 3 meter dan panjang 30 meter yang menggenangi rumah dan lahan usaha pertanian masyarakat setempat,” terang Muslim.

Baca juga: Masa Penggunaan Jembatan Bailey di Masamba Diperpanjang

Akibat jebolnya tanggul di Desa Giri Kusuma, dua dusun terkena dampak, yaitu Sumber Indah dan Padang Sari. Di Dusun Sumber Indah, ada 54 rumah terendam (93 KK) dan dusun Padang Sari 47 rumah (47 KK).

Imbas dari banjir ini, beberapa lahan pertanian dan perkebunan di dua dusun tersebut juga mengalami dampak, yaitu jagung (30 hektare), nilam (20), cokelat (30), jeruk (32), sawit (40). Kendati demikian, tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!