TOPIK TERPOPULER

Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin di Gowa, Begini yang Dirasakan Kadis Capil

Herni Amir
Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin di Gowa, Begini yang Dirasakan Kadis Capil
Kadiscapil Gowa, Ambo menjalani proses sreening sebelum menerima vaksin Covid-19. Foto: SINDOnews/Herni Amir

GOWA - Kepala Dinas (Kadis) Catatan Sipil Kabupaten Gowa, Ambo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac di Kabupaten Gowa, Kamis (14/1/2021).

Setelah disuntik vaksin Covid-19, Ambo mengaku bahwa dirinya dalam kondisi baik. Ambo dinyatakan lulus tahap screening usai menjawab 16 pertanyaan dari vaksinator.



Baca juga: Bupati Gowa Tidak Divaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Menurut Ambo, di usia yang ke-59 ini, ia perlu menjalani vaksinasi. Selain melindungi diri sendiri, Ambo juga bertanggungjawab melindungi keluarga, orang-orang terdekatnya, hingga mereka yang datang ke kantornya untuk mendapatkan pelayanan.

"Alhamdulillah perasaan saya baik-baik saja, dari hasil screening saya layak untuk divaksin. Dengan umur saya yang 59 tahun hampir 60 tahun ini saya mau discreening dan mau lakukan vaksin," paparnya.

Baca juga: Hatta Rahman Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Maros

Ambo juga mengatakan, melalui vaksinasi ini dirinya hendak menunjukkan bahwa vaksin Sinovac yang dipakai pemerintah ini sudah diakui secara medis dan halal.



Kata Ambo, selama tiga kali melakukan swab PCR, hasil yang ia terima selalu negatif.

Sementara itu Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berharap kepada masyarakat untuk bisa menerima penjelasan terkait vaksinasi dengan baik dari ahlinya.

Baca juga: Batal Hari Ini, Gubernur Dijadwalkan Suntik Vaksin 3 Bulan ke Depan

"Saya berharap masyarakat bisa menerima penjelasan dengan baik dari pemerintah, jangan percaya dengan broadcast-broadcast di grup-grup WhatsApp, di berita-berita yang belum tentu berita itu bisa diterima dengan baik. Saya harap jika ada yang mau ditanyakan, bertanyalah pada ahlinya. Agar kita memiliki pemahaman dan pengetahuan yang sama," kata Bupati Adnan.

"Intinya setelah divaksin bukan berarti kita kebal dari virus, tetapi pasca di vaksin kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!