alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rusia Sesalkan AS Uji Coba Rudal yang Dilarang Perjanjian INF

Agus Nyomba
Rusia Sesalkan AS Uji Coba Rudal yang Dilarang Perjanjian INF
Rusia menyayangkan sikap Amerika Serikat yang melakukan uji coba rudal yang dilarang perjanjian INF. Foto: Istimewa

MOSKOW - Pemerintah Rusia menyesalkan sikap Amerika Serikat, yang melakukan uji coba rudal yang dilarang oleh perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) pada Minggu, (18/08/2019) lalu.

Uji coba tersebut dilakukan dari Pulau San Nicolas, California. Pentagon menyatakan bahwa rudal uji itu keluar dari peluncur mobile darat dan secara akurat memengaruhi targetnya setelah lebih dari 500 kilometer penerbangan.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengatakan, Moskow menyesalkan tes rudal jelajah AS yang dilarang berdasarkan Perjanjian INF. Menurut diplomat itu, langkah AS berfungsi sebagai bukti bahwa Washington telah lama bersiap untuk membongkar perjanjian itu.



Sergey Ryabkov menggarisbawahi bahwa Rusia tidak akan diseret ke dalam perlombaan senjata dan tidak akan mengerahkan rudal di mana pun, kecuali Amerika Serikat melakukannya.

"Kami ingin menekankan bahwa kami telah mengambil apa yang terjadi dengan tenang. Kami berasumsi bahwa situasinya akan berkembang ke arah ini," katanya.

"Namun, kami tidak akan terseret ke dalam perlombaan senjata yang mahal. Seperti yang dikatakan Presiden Putin kemarin di Perancis, kami mengkonfirmasi kami komitmen kuat untuk moratorium sepihak kami pada penyebaran sistem seperti itu sampai AS menyebarkan mereka di tempat lain di dunia," kata Ryabkov.

Pentagon sebelumnya melaporkan bahwa mereka telah menguji coba rudal jelajah darat konvensional yang sebelumnya dilarang di bawah Perjanjian INF. Proyektil berhasil mencapai target setelah lebih dari 500 kilometer penerbangan.

Perjanjian INF, yang ditandatangani pada era Perang Dingin, berakhir pada 2 Agustus setelah Amerika Serikat berulang kali menuduh Rusia melanggar perjanjian, sebuah klaim yang dibantah oleh Moskow.

Ditandatangani pada tahun 1987, Perjanjian INF mensyaratkan bahwa kedua negara menghilangkan dan menahan diri secara permanen dari pengembangan rudal balistik dan pelayaran darat yang diluncurkan dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer (310 hingga 3.417 mil).



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif