alexametrics
more

Pertanyakan Transparansi Keuangan Masjid, Warga Bone Dipolisikan

Supriadi Ibrahim
Pertanyakan Transparansi Keuangan Masjid, Warga Bone Dipolisikan
Mansyur Warga Desa Manera Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone, ditemui di kediamannya usai memenuhi panggilan kelarifikasi di Polsek Salomekko, terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, Selasa, (20/08/2019).

BONE - Nasib malang yang menimpa Mansur Warga Desa Manera Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone, harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polsek Salomekko setelah dilaporkan oleh Iman Desanya.

Petani Desa Salomekko ini dilaporkan pada Minggu, (18/8/19) lalu, atas dugaan tindak pidana pencernaan nama baik, yang diduga dilakukan oleh Mansur pada Jum'at (16/8/19) lalu, di Masjid Al-Mujahidin Dusun Maroanging, Desa Manera.

Kepada Sindonews, Mansur menceritakan kronologis dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian setelah dia naik di mimbar masjid mempertanyakan transparansi keuangan masjid kepada pengurus Masjid. Namun pada saat itu, pengurus masjid tidak berada di tempat.



"Waktu itu saya hanya mempertanyakan transparansi keuangan masjid terutama celengan Idul Adha, beberpa waktu lalu dan mempertanyakan berapa didapat Imam Desa dari celengan itu, Imam Desa pada saat itu di depan jamaah mengatakan mendapatkan Rp200 ribu," katanya, Selasa, (20/08/2019).

"Kemudian saya meminta pengurus masjid agar menyelesaikan transparansi ini Jumat depan untuk disampaikan ke jamaah, namun besoknya saya malah dilapor katanya saya mencermarkan nama baik. Imam yang lapor saya," lanjutnya.

Dia mengaku, mengetahui dirinya dilapor oleh imam desanya itu setalah mendapat surat panggilan klarifikasi keterangan di Polsek Salomekko terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.

"Tadi saya habis memenuhi panggilannya itu, sudah saya diminta keterangan oleh penyidik tinggal menunggu hasilnya. Yah kalau tidak terbukti tentunya saya akan menempuh jalur hukum juga," pungkasnya.

Kapolsek Salomekko, AKP Sangkala membenarkan, adanya warga Desa Manere dilaporkan terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.

"Benar ada, yang bersangkutan sudah dipanggil untuk klarifikasi laporannya itu. Masih dalam penyelidikan," tandasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif