alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kecanduan! Caleg PPP Terpilih Sudah 6 Bulan Konsumsi Narkoba

Faisal Mustafa
Kecanduan! Caleg PPP Terpilih Sudah 6 Bulan Konsumsi Narkoba
Anggota DPRD Makassar terpilih dari PPP, Rachmat Taqwa, disinyalir sudah dalam tahap kecanduan berat narkotika. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, menduga anggota DPRD Makassar terpilih, Rachmat Taqwa Quraisy, sudah dalam tahap kecanduan. Indikasinya, Rachmat mengaku menggunakan narkotika selama enam bulan terakhir dengan konsumsi yang cukup besar setiap harinya.

Kepada polisi, Rachmat yang berstatus politikus PPP mengaku mengkonsumsi narkotika jenis sabu sekitar 1 gram sampai 1,5 gram per hari. "Itu digunakan selama enam bulan terakhir. "Ya kalau itu (alasan gunakan sabu), maka bisa kita anggapnya sudah kecanduan. Yang jelas kita juga temukan barang bukti di dalam kamarnya," kata Diari.

Polisi diketahui menangkap Rachmat kediamannya, Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Selasa (20/8/2019). Saat ditangkap, mantan pemain PSM Makassar U-15 ini tidak bisa berkutik lantaran banyak barang bukti yang ditemukan polisi.



Dari kamarnya di lantai tiga, polisi menemukan barang bukti alat isap sabu, dua sachet sabu dan dua linting tembakau sintetis. Rachmat hanya bisa pasrah dan mengakui telah cukup lama mengkonsumsi barang haram tersebut.

Rachmat diketahui merupakan calon legislatif atau caleg terpilih DPRD Makassar dari PPP untuk daerah pemilihan II. Pecinta sepak bola ini sukses mengamankan kursi dewan setelah meraup 4.432 suara dari dapil II meliputi Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Kecamatan Bontoala.

Kepolisian sendiri belum menentukan status Rachmat, apakah sebatas pengguna atau terlibat dalam peredaran. Rachmat menyebut pihaknya akan menggandeng Badan Narkotika Nasional atau BNN dan dokter forensik untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, mengatakan pelaku terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Hal itu berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan penyidik kepolisian.

Atas perbuatan Rahmat diancam pidana penjara minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara berdasarkan dikenakan Pasal 114 atau 112 ancaman hukuman empat sampai 20 tahun.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook