alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Ungkap 6 Kasus Pencurian Sapi di Libureng Bone

Supriadi Ibrahim
Polisi Ungkap 6 Kasus Pencurian Sapi di Libureng Bone
Sepanjang 2019, polisi berhasil mengungkap 6 kasus pencurian ternak di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Foto: Foto/MNC Media/Sudirman

WATAMPONE - Kasus pencurian ternak alias curnak terbilang marak di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulsel. Sepanjang tahun ini, polisi sedikitnya mengungkap 6 kasus curnak. Total ada 15 sapi yang dicuri dengan kerugian material lebih dari Rp100 juta.

"Sepanjang Januari-Agustus 2019, ada enam kasus yang kita tuntaskan. Enam kasus ini melibatkan 7 orang tersangka dengan kerugian sapi 15 ekor yang ditaksir kerugian materialnya Rp.113.500.000,," kata Kapolsek Libureng, AKP Hajriadi, kepada SINDOnews.

Teranyar, kepolisian menuntaskan kasus pencurian sapi yang dilakukan oleh Andi Essa (44). Tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari Bone), Rabu (21/8/2019) kemarin. Berkas perkara kasus itu sudah dinyatakan P-21 alias lengkap.



Hajriadi mengungkapkan Andi Essa merupakan spesialis pencuri sapi. Ia melakoni kejahatannya di empat lokasi berbeda. Di antaranya pada tahun 2014 dan 2015 di dua tempat dan tahun 2017 di satu tempat di wilayah Kecamatan Libureng.

"Tersangka yang diserahkan bersama barang buktinya, kita jerat dengan Pasal 363 ayat (1) Ke- 1 dan Ke-4 KUPidana,” ungkap dia.

Keberhasilan aparat mengungkap kasus curnak itu sendiri berkat bantuan informasi dari masyarakat. Olehnya itu, ia mengimbau agar masyarakat senantiasa bisa menjalin sinergitas dengan Polri. Termasuk segera melaporkan jika ada gangguan kamtibmas di wilayahnya.

“Kami juga ingin berterima kasih sekaligus mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dengan melaporkan atau mengiformasikan berkaitan dengan gangguan kamtibmas," ucap dia.

Sementara itu, Kasi Pidana Umum (Pidum), Erwin, membenarkan telah menerima pelimpahan satu tersangka dan barang buktinya kasus pencurian ternak diwilayah Kecamatan Libureng. "Benar, tadi (kemarin) sudah kita terima tersangkanya dan barang bukti kasus pencurian itu,” ujar dia.

Dia menjelaskan berkas kasus pencurian ternak itu di P21kan, setelah pihaknya mempelajari berkas tahap pertama kasus pencurian tersebut yang diserahkan penyidik. “Selanjutnya kami akan menyusun berkas dakwaan untuk disidangkan ke Pengadilan Negeri Bone,” tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook