alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sulsel Siap Operasikan ATM Beras, Hanya untuk Masyarakat Prasejahtera

Syachrul Arsyad
Sulsel Siap Operasikan ATM Beras, Hanya untuk Masyarakat Prasejahtera
Pemprov Sulsel tahap awal akan mengoperasikan 4 atm beras yang ditujukan untuk masyarakat prasejahtera. Foto: SINDOphoto/Ahmad Antoni

MAKASSAR - Pemprov Sulsel akhirnya mendatangkan empat mesin ATM Beras. Fasilitas yang bakal digunakan untuk mengakomodasi masyarakat prasejahtera untuk penyediaan beras.

Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Setda Provinsi Sulsel, Suherman, mengatakan penyediaan ATM beras ini menjadi bagian program yang dicanangkan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Empat mesin yang didatangkan dari Bandung itu, kini disimpan di kantor Gubernur Sulsel untuk disiapkan penggunaannya.

“Sebagai awal, kita sudah datangkan empat ATM beras. Dalam waktu dekat akan dioperasikan di daerah-daerah yang dianggap paling membutuhkan. Ini mensejahterakan masyarakat kurang mampu," tutur Herman yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel.



Dia menjelaskan satu ATM ini dibeli seharga Rp48 juta. Setiap unit alat ini bisa memuat sampai 200 kilogram beras. "Empat ATM beras itu akan ditempatkan di lokasi strategis yang mudah dijangkau seperti di masjid," lanjut Herman.

Meski demikian, dia mengaku pihaknya masih akan mengkaji lokasi penempatannya, termasuk menggodok mekanisme penyaluran dan penggunaan ATM beras tersebut ke masyarakat prasjehatera. Namun secara umum, masyarakat penerima nantinya akan diberikan kartu seperti ATM yang bisa digunakan untuk mengambil beras.

Dia menambahkan kriteria penerima kartu tersebut tentu akan mengacu pada masyarakat yang masuk dalam daftar program keluarga harapan (PKH) yang dikoordinasikan di Dinas Sosial (Dinsos). "Kan ini baru empat unit yang mau diujicobakan. Jadi nanti kita saring betul orang-orang yang membutuhkan," paparnya.

Warga penerima bantuan pun tidak sembarangan bisa mengambil beras. Ada waktu-waktu tertentu yang sudah diatur. Misalnya dalam seminggu, ada hari tertentu, penerima bisa menggunakan ATM itu agar penerima tidak menumpuk mengambil jatah beras yang diberikan.

Dikatakan Herman, fasilitas ATM beras ini juga tidak menutup kemungkinan bisa digunakan bagi masyarakat mampu yang bersedia menyalurkan sumbangan beras. Rencananya program ini juga akan dikerjasamakan dengan pihak perbankan maupun pengusaha.

“Jadi masyarakat yang mampu juga bisa ikut menyumbang dengan memasukkan bantuan beras ke ATM secara mandiri. Tapi soal teknisnya kedepan, masih akan kita mantapkan terlebih dahulu," sambung Herman.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyatakan, sejak program ini dicetuskan di awal kepemerintahannya bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Pemprov Sulsel sudah melakukan studi banding ke beberapa wilayah Indonesia yang lebih dulu menerapkan program ini.

Dikatakan, program ATM beras ini rencananya juga dikerjasamakan dengan Badan Amil Zakat Nasional dan pihak bank serta OPD terkait yang menjadi leading sector program ini. "Saya sudah diskusikan untuk membentuk bank beras, atau ATM beras, yang akan didistribusikan kepada yang membutuhkan."

"Kita akan buat kartu penerima, juga berfungsi sebagai ATM beras. Nanti kita programkan," pungkas Sudirman.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif