TOPIK TERPOPULER

Longsor Terjadi di Pattunuang Diduga Karena Dampak Gempa Sulbar

Najmi Limonu
Longsor Terjadi di Pattunuang Diduga Karena Dampak Gempa Sulbar
Material longsor menutupi ruas jalan poros Maros-Bone hingga sempat membuat jalan lumpuh total. Foto: Istimewa

MAROS - Gempa susulan yang terjadi di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat Sabtu, (16/01/2021) dini hari tadi, juga dirasakan oleh warga di Sulawesi Selatan di Maros.

Dampak gempa itu membuat ruas jalan poros Maros-Bone lumpuh total setelah terjadi longsor yang membuat material bebatuan menutupi badan jalan. Sehingga untuk membersihkan badan jalan petugas pun terpaksa menurunkan dua alat berat untuk memindahkan material longsor dari badan jalan.



Baca Juga: Longsor Sumedang, 15 Korban Masih Hilang, Pencarian Diperpanjang 3 Hari

Ruas jalan poros yang menghubungkan kabupaten Maros dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan ini lumpuh total setelah material bebatuan besar menutupi badan jalan akibat longsor yang terjadi pada Sabtu pagi. Adanya pergeseran tanah akibat gempa susulan 5.0 skala richter yang terjadi di Mamuju Sulawesi Barat ang getarannya juga dirasakan sampai di wilayah Maros.

Akibat longsor ini pun membuat kemacetan panjang hingga 5 kilometer seluruh kendaraan yang dari atau menuju Maros-Bone harus tertahan menunggu pembersihan material longsor oleh pihak terkait.

PPK 3.1 BBPJN Makassar, Leo Laetemia mengatakan, informasi itu diterima sekitar pukul 07.45 Wita. Diperkirakan, ada pergeseran tanah pasca gempa yang terjadi di Sulbar.

"Jadi pengaruhnya akibat gempa. Memang ada beberapa yang kondisinya tidak stabil karena duduk dibatuan kapur. Kita akan pikirkan bagaimana penanganan selanjutnya," jelasnya.



Baca Juga: Tiba di Sulbar Mensos Risma Disambut Gempa Susulan, Imbau Warga Hindari Tepi Pantai

Setelah menunggu beberapa jam, dua alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maros diturunkan untuk melakukan pembersihan material longsor. Upaya pembersihan ini pun berlangsung lebih dari satu jam karena petugas harus berhati-hati dengan kemungkinan adanya longsor susulan.

Kepala BPBD Maros, Fadli mengatakan, saat ini pihaknya sementara melakukan pembersihan batu-batu yang menghalangi dan membuka akses jalan agar bisa dilalui kendaraan.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya saja memang terjadi kemacetan panjang akibat longsor ini. Kita berharap arus transportasi bisa berjalan normal kembali setelah pembersihan material di badan jalan sudah dibersihkan," katanya.

Baca Juga: BPIP: Pemerintah-Masyarakat Mesti Bahu Membahu Bantu Korban Gempa Majene

Hingga kini petugas masih terus melakukan upaya pembersihan material longsor yang terjadi di dua titik secara bersamaan di Jalan Poros Maros - Bone ini.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!