alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengembalian Jabatan Kadisdukcapil Makassar Tunggu Surat Kemendagri

Vivi Riski Indriani
Pengembalian Jabatan Kadisdukcapil Makassar Tunggu Surat Kemendagri
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb masih menunggu surat dari Kemendagri untuk mengembalikan jabatan Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady. Foto: SINDOnews/Ilustrasi

MAKASSAR - Reposisi pejabat yang dilakukan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb belum lama ini berbuntut panjang. Layanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar diputus Kementrian Dalam Negeri.

Akibatnya, masyarakat tidak bisa mengurus administrasi kependudukan untuk sementara waktu. Pemutusan layanan ini merupakan imbas dari pencopotan Aryati Puspasari Abady sebagai Kepala Disdukcapil Kota Makassar.

Terkait hal persoalan tersebut, Iqbal Suhaeb mengaku telah mengutus Sekda Kota Makassar Ansar ke Kementrian Dalam Negeri untuk menyelesaikan masalah ini. Hasilnya, Kementrian Dalam Negeri menyetujui pengembalian jabatan Aryati dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) ke Disdukcapil Kota Makassar.



"Sudah disetujui oleh otda untuk dilakukan mutasi dilingkup itu, jadi untuk sementara hasilnya kita akan kembalikan ibu Aryati Puspasari ke posisinya (Kepala Disdukcapil)," kata Iqbal.

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui pasti kapan pelantikan akan dilakukan, sebab pihaknya masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat sebelum melakukan mutasi.

"Yang dibutuhkan bagi kita bukan setujunya saja, tapi ada bentuk fisiknya, ada nomornya, ada tanggalnya setelah itu baru kita tindak lanjuti," ujarnya.

Di sisi lain, Iqbal meminta kepada pemerintah pusat untuk tidak mempersulit warga Kota Makassar dengan pemutusan layanan pengurusan administasi kependudukan di Disdukcapil Makassar.

"Kalau ada yang mau dipotong, mending tunjangannya Wali Kota dipotong daripada potong akses pelayanan masyarakat. Wali Kota ini yang salah, jangan masyarakat yang kena dampaknya," ujarnya.

Diapun berharap agar pemerintah pusat memulihkan akses jaringan di Disdukcapil Kota Makassar sehingga masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan.

"Biarlah pelayanan masyarakat berjalan, saya memohon pusat kalau bisa Wali Kotanya saja ditegur, kasihan masyarakat," ungkapnya.

Diketahui, Aryati Puspasari Abadi sejak Desember 2018 lalu resmi menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Kota Makassar. Namun Juli 2019, jabatan Aryati dicopot dan digantikan oleh Nielma Palamba selaku pejabat lama lantaran SK pejabat yang dilantik wali kota sebelumnya periode Juni 2018 hingga Mei 2019 dianulir berdasarkan rekomendasi Kemdan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Namun sayangnya, reposisi pejabat yang dilakukan Pj Wali Kota justru berbuntut panjang dan menimbulkan persoalan bagi masyarakat Kota Makassar. Layanan pengurusan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Makassar lumpuh sementara, lantaran jaringannya diputus Kementrian Dalam Negeri.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif