alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengaspalan Jalan di Kabupaten Luwu Dinilai Asal Jadi

Chaeruddin
Pengaspalan Jalan di Kabupaten Luwu Dinilai Asal Jadi
Proses pengaspalan jalan di Kabupaten Luwu yang dilakukan saat dalam kondisi hujan beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Chaeruddin

LUWU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu menyorot kinerja rekanan proyek pengaspalan di Kabupaten Luwu. Rekanan diminta untuk menjaga kualitas aspal di Luwu.

Anggota komisi III DPRD Luwu, Summang, kepada SINDOnews menyampaikan, proyek pengaspalan di Luwu saat ini kesannya dikerja paksa dan asal jadi tanpa memperhitungkan kualitas.

"Saya melihat terlalu mengejar waktu sehingga proyek pengaspalan di Luwu dikerja paksa dan asal jadi tanpa memperhitungkan kualitas atau ketahanannya. Contoh kasus kemarin, rekanan memaksakan pengaspalan jalan meskipun dalam kondisi hujan deras," ujarnya.



Meskipun kata dia proyek jalan pengaspalan jalan poros trans Sulawesi adalah kewenangan provinsi dan pusat, namun menurut Summang, pihaknya punya hak untuk menegur bahkan memanggil rekanannya.

"Bukan kali ini proyek pengaspalan jalan poros saya temukan dikerja asal-asalan namun ini kali keberapanya. Kami berharap pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XIII di Makassar agar mengawasi dengan baik proyek ini," ujarnya.

Untuk diketahui, pengawas proyek jalan nasional dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XIII Makassar, Petrus menyampaikan beberapa titik pengaspalan yang dikerja tahun ini di Kabupaten Luwu.

"Khusus di Kabupaten Luwu ada lima titik pengaspalan yang sementara dikerjakan tahun ini. Yakni, poros trans Sulawesi di Kecamatan Larompong, Murante, Belopa, Lanipa dan Pasang Sappa," ujarnya.

Untuk diketahui, di Kabupaten Luwu, sejumlah ruas jalan trans Sulawesi masih rusak parah. Seperti di titik Desa Karang-Karangan, Desa Mario hingga Desa Tirowali, Padang Sappa dan Desa Seppong.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif