alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Buntut Larangan Peliputan, Pegawai DPRD Enrekang Diperiksa Polisi

Aris Bafauzi
Buntut Larangan Peliputan, Pegawai DPRD Enrekang Diperiksa Polisi
Salah seorang wartawan yang dimintai keterangannya terkait dugaan pelanggaran UU kebebasan pers yang dilakukan Yusuf Ramli. Foto: Istimewa

ENREKANG - Pelarangan peliputan yang dilakukan oleh pegawai DPRD Kabupaten Enrekang berbuntut panjang. Pegawai yang diketahui bernama Yusuf Ramli dipanggil pihak kepolisian setempat untuk dimintai keterangannya.

Pemanggilan ini adalah tindak lanjut dari laporan yang diajukan Persatuan wartawan Massenrempulu. Laporan itu dilayangkan dengan tuduhan pelanggaran UU kebebasan pers yang dilakukan Yusuf.

"Kita telah mengajukan surat panggilan kepada terlapor atas nama Yusuf Ramli. Yang dilaporkan oleh Persatuan wartawan Massenrempulu dugaan menghalangi proses peliputan saat pelantikan anggota DPRD," ujar Irwanto, Senin (26/8/2019).



Menurut Sri Yanti Ningsih, salah seorang dari Persatuan wartawan Massenrempulu, laporan ini dilayangkan karena tidak ada itikad baik dari pihak DPRD Enrekang untuk meminta maaf.

"Kita juga paham jika ada kesalahan komunikasi hingga terjadinya pelarangan peliputan. Tapi yang bersangkutan sama sekali tak ada itikad untuk minta maaf ke awak media," aku Sri.

Sekadar diketahui, pelarangan peliputan terhadap jurnalis di Enrekang terjadi saat pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024 beberapa waktu lalu.

Adapun Yusuf Ramli, rencananya akan diperiksa pada 28 Agustus mendatang.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif