alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

CRC: Popularitas dan Akseptabilitas Danny Pomanto Belum Tertandingi

Muhaimin
CRC: Popularitas dan Akseptabilitas Danny Pomanto Belum Tertandingi
Hasil survei terbaru CRC menyebut popularitas dan akseptabilitas Danny Pomanto tercatat paling tinggi menjelang Pilwalkot Makassar. Foto:SINDOnews/doc

MAKASSAR - Celebes Research Center (CRC) telah melakukan survei terbaru mengenai Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang. Hasilnya, popularitas dan akseptabilitas mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto alias DP tercatat paling tinggi dan belum bisa ditandingi sejumlah rivalnya.

Manajer Konsultasi CRC, Saiful Bahri, mengungkapkan dari survei yang dilakukan pada pertengahan Juli lalu, terekam bahwa popularitas DP mencapai 94,3 persen. Unggul sekira 19 persen dari Syamsu Rizal atau Deng Ical dengan angka 75,5 persen. Disusul Abraham Samad yang hanya mampu memperoleh 73,0 persen.

Untuk tingkat akseptabilitas, CRC juga mencatat DP masih unggul dibandingkan kandidat lain. Politikus Nasdem itu memperoleh angka akseptabilitas sebesar 84,4 persen. Disusul Deng Ical dengan 80,5 persen dan Abraham Samad dengan 78,8 persen. Survei ini sendiri menggunakan 400 responden dengan margin error 4,8 persen.



Ipung-sapaan karib Saiful Bahri, menjelaskan unggulnya DP dalam hal popularitas dan akseptabilias dibanding nama-nama lainnya sejatinya tak mengejutkan. Toh, DP meski sudah tak lagi mengemban jabatan wali kota, tapi bisa dibilang sebagai petahana, dimana warga Makassar masih sangat mengenalnya.

“Karena memori masyarakat masih melekat terkait sosok Danny Pomanto. Danny Pomanto ini masih dianggap petahana. Dan (hasil survey ini) menunjukkan dia punya bekal dan modal popularitas yang cukup tinggi untuk ke depan,” tutur Ipung, Selasa (27/8/2019).

Hal yang sama juga berlaku bagi Deng Ical, mantan Wakil Wali Kota Makassar dan Abraham Samad, mantan Ketua KPK. Kedua figur ini dikenal masyarakat karena memiliki rekam jejak cukup baik. “Deng Ical menempati posisi kedua karena beliau pernah wakil wali kota. Sedang Abraham Samad itu merupakan tokoh nasional dan pernah digadang-gadang sebagai calon wali kota,” terangnya.

Lebih jauh, Ipung menjelaskan hasil survei ini sebenarnya tidak dirilis secara resmi oleh CRC karena bersifat internal dan by order. Namun, data mengenai hasil survei ini belakangan bocor dan tersebar luas di media sosial. Ipung enggan menyebut identitas klien yang memesan survei tersebut.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif