alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Buron Kasus Penipuan Polres Kupang Diciduk di Makassar

Faisal Mustafa
Buron Kasus Penipuan Polres Kupang Diciduk di Makassar
Terduga pelaku penipuan dan penggelapan yang merupakan buron Polres Kupang diringkus di Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pelarian Rafi Fiky (35) yang merupakan daftar pencarian orang (DPO), Polres Kupang, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam tindak pidana penipuan dan penggelapan uang miliaran rupiah ini akhirnya terhenti, setelah diciduk Tim gabungan dari Polres Kupang dibantu Timsus Polda Sulsel.

Panit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius MB mengatakan, pelaku yang telah masuk DPO sejak 2017 silam diciduk dalam mobilnya saat melintas di Jalan Poros Taman Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (26/8/2019) sekira pukul 22.00 Wita.

"Yang bersangkutan kita amankan saat bersama istrinya di atas mobil. Pelaku merupakan DPO yang telah lama dicari aparat Polres Kupang," terangnya Selasa (27/8/2019).



Dilanjutkan Artenius saat diketahui pelaku berada di Makassar, pada Senin 26 Agustus 2019, Polres Kupang berkoordinasi ke Timsus Polda Sulsel untuk dibantu menangkap buronannya itu.

"Pelaku memiliki 19 laporan polisi di Polres Kupang. Kami bersama-sama melakukan penyelidikan berbekal ciri-ciri pelaku hingga kita berhasil menangkapnya," terangnya.

Modus tersangka, lanjut Artenius, dengan melakukan tukar tambah dan kredit mobil di showroom mobil miliknya yang beroperasi pada tahun 2014. Selain itu pelaku menggunakan hasil kejahatannya untuk membangun perumahan di Kupang.

Namun, saat para korban atau kreditur usai melakukan pembayaran cicilan, pelaku tidak memberikan BPKB mobil, bahkan melarikan diri.

"Jadi yang dijaminkan konsumen saat mengambil perumahan ke tersangka. Itu konsumen menjaminkan BPKB kendaraan yang lunas serta sertifikat tanah. Tersangka lalu menjaminkan lagi ke Bank akibatnya para konsumen yang dirugikan lantaran mereka menanggung beban dari Bank. Korbannya pun rata-rata pegawai, Polsi dan TNI," bebernya.

Dari catatan kepolisian kerugian korbannya bernilai miliaran rupiah namun penyidik Polres Kupang masih merekap total kerugian korbannya.

"Kerugian dialami konsumen (Korban). Itu hingga miliaran rupiah termasuk pihak Bank juga merugi. Untuk penanganannya lebih lanjut kami serahkan Polres Kumpang. Kini tersangka diterbangkan ke Kupang guna menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Saat penangkapan, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 45 Lembar STNK mobil, 18 fotocopy sertifikat tanah dan 1 Bundel Surat permohonan aset dan sejumlah ATM serta buku tabungan bank beberapa bank.

Selain itu istri tersangka bernama Sri juga diamankan untuk diambil keterangan sebagai saksi. Pelaku disangkakan pasal 372 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook