alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiga Partai di Sulsel Janji Tak Bebankan Mahar saat Pilkada

Muhaimin
Tiga Partai di Sulsel Janji Tak Bebankan Mahar saat Pilkada
3 Partai di Sulsel tidak akan bebankan mahar pada usungan mereka di Pilkada 2020. Foto: Ilustrasi

MAKASSAR - Sebanyak tiga partai politik (parpol) di Sulsel yang tak membebankan mahar kepada calon usungannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Masing-masing ialah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nasdem dan Golkar.

Komitmen PPP untuk tidak meminta mahar kepada calon usungannya bahkan ditegaskan langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. Pernyataan itu diutarakan Suharso saat menghadiri rapat koordinasi wilayah (rakorwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Sulsel belum lama ini.

"Tidak boleh ada mahar di PPP di Pilkada nanti. Kita juga harus prioritaskan kader untuk bertarung. Kalau memang ada kader, ngapain kita lirik figur lain (non kader)," tegasnya.



Suharso berharap, PPP mampu mendorong kader terbaiknya di kabupaten Bulukumba dan Gowa. Lantaran PPP berhasil menjadi jawara di dua daerah ini dengan merebut kursi ketua DPRD. Termasuk Luwu dan Bantaeng.

Hal serupa juga diniatkan oleh Golkar Sulsel. Beringin juga berencana menghilangkan beban mahar terhadap figur usungannya di Pilkada 2020.

Plt Ketua DPD II Golkar Gowa, Hoist Bachtiar membeberkan bahwa Beringin mulai berkomitmen untuk peniadaan beban mahar. Dan akan dipertegas saat musyawarah nasional (Munas) DPP Golkar pada Desember mendatang.

"Insya Allah usungan Golkar nanti, tanpa mahar juga. Itu yang akan kita coba. Pimpinan berikutnya partai Golkar bulan Desember nanti, apakah pak Bambang Soesatyo atau tidak tahu yang mana jadi. Kemungkinan kita ke sana juga, tanpa mahar," ungkapnya saat ditemui di Fraksi Golkar DPRD Sulsel.

Dia menuturkan, beban mahar kepada usungan yang berhasil melenggang ke kursi kepala daerah, tak menjadi jaminan partai mampu maju ke depannya. Olehnya itu, beban mahar ke usungan direncanakan dihapus Golkar.

"Karena kita pelajari, dengan mahar itu, tidak mengangkat kita punya perolehan di pileg (pemilihan legislatif). Jadi kemungkinan mereka (usungan terpilih) merasa telah memberi kita biaya operasionl diawal (sehingga nantinya udah tidak mau membantu partai)," terangnya.

Adapun Nasdem yang juga menyerukan tanpa mahar bagi calon usungannya. Hal ini diutarakan oleh Bendahara DPD Nasdem Makassar, Irwan Djafar saat menjadi narasumber dalam diskusi politik belum lama ini.

"Saya tegaskan, Nasdem ini tanpa mahar di Pilkada. Saya juga minta media untuk menulis ini, bahwa Nasdem tanpa mahar untuk calon yang diusung ke Pilkada," tandasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif