alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Operasi Patuh di Lutim, 2 Pelanggaran Ini Paling Mendominasi

Fitra Budin
Operasi Patuh di Lutim, 2 Pelanggaran Ini Paling Mendominasi
Polisi lalu lintas di Lutim melakukan pemeriksaan surat kendaraan saat Operasi Patuh 2019. Foto: SINDOnews/Fitra Budin

LUWU TIMUR - Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Patuh 2019, Polres Luwu Timur (Lutim) sudah menindak sedikitnya 28 kasus pelanggaran lalu lintas. Terdapat dua jenis pelanggaran yang masih sangat mendominasi yakni tidak memakai helm dan tidak membawa SIM.

Operasi Patuh 2019 di Lutim dalam dua hari ini dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Dr Sam Ratulangi. Hari pertama, ada 21 pelanggar yang ditilang dan hari kedua, untuk pagi ini saja sudah ada tujuh pelanggar yang ditindak.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lutim, AKP Andi Ali Surya, mengatakan dalam Operasi Patuh 2019, pihaknya memang mengedepankan upaya represif alias penindakan. Olehnya itu, para pelanggar langsung kena tilang dan diharapkan bisa memberi efek jera.



"Ya kan sudah disampaikan sebelumnya agar masyarakat pengendara bermotor melengkapi surat kendaraan dan tidak melanggar rambu lalu lintas. Karena dalam operasi ini kita kedepankan penindakan," kata Ali, kepada SINDOnews, Jumat (30/8).

Pelaksanaan Operasi Patuh 2019, lanjut dia, tidak hanya dilakukan sendirian oleh polisi. Pihaknya berkolaborasi dengan instansi lain yang terkait, seperti Dinas Pendapatan Daerah, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan.

Menurut Ali, hasil pengamatannya selama dua hari pelaksanaan operasi, masih ada sebagian masyarakat yang 'bandel' alias tidak tertib berlalu lintas. Pelanggarannya selain tidak memakai helm dan membawa SIM, ada juga yang berkendara melawan arus.

"Untuk kategori pelanggaran itu, kami tidak ragu untuk melakukan tilang dan membawa motor pelanggar ke kantor polisi," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook