alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hizbullah Siap Memberikan Tanggapan Serangan Israel

Agus Nyomba
Hizbullah Siap Memberikan Tanggapan Serangan Israel
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. Pihaknya siap memberikan tanggapan serangan Israel. Foto: Istimewa

BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah telah menegaskan kembali, bahwa Israel akan menghadapi dampak atas dugaan serangan pesawat tak berawak yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

"Perlunya tanggapan diputuskan, dan harus membayar harga (akibat serangan)," kata Hassan Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu, (01/09/2019).

Nasrallah berbicara kepada para pendukung ketika ketegangan antara gerakan yang berpusat di Lebanon dan pemerintah Israel mengancam akan semakin meningkat.



Minggu lalu, Hizbullah menuduh Israel menerbangkan drone bermuatan bahan peledak ke markas kelompok itu di ibu kota Lebanon dan berjanji untuk membalas.

Pada saat itu, gerakan yang didukung Iran mengatakan, satu pesawat tak berawak telah mendarat di atap gedung kantor media Hizbullah, sementara sebuah pesawat tak berawak kedua meledak di udara.

Media Israel sejak itu melaporkan bahwa drone itu menargetkan perangkat keras untuk mencampur propelan yang digunakan dalam rudal yang dipandu dengan presisi.

Hizbullah dan para pejabat Libanon belum menanggapi laporan-laporan itu, sementara Israel belum mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu.

Pada hari Kamis lalu, tentara Israel menuduh Iran berkolaborasi dengan Hizbullah untuk mengumpulkan rudal berpemandu yang dapat menyebabkan korban manusia "besar".

Tetapi Nasrallah pada hari Sabtu mengatakan klaim bahwa Hizbullah bekerja dengan Iran untuk membangun program produksi rudal adalah "kebohongan" dan "gantungan" untuk membenarkan agresi Israel terhadap Libanon.

"Kami tidak memiliki pabrik untuk memproduksi rudal yang dipandu dengan presisi di Libanon," kata Nasrallah.

Dia menambahkan kelompok itu sudah memiliki cukup rudal-presisi untuk setiap konfrontasi "kecil atau besar", tanpa perlu membangun pabrik untuk menghasilkan lebih banyak.

Tak lama sebelum Nasrallah berbicara, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah memerintahkan pasukan tambahan untuk dikerahkan ke "komando utara" di sepanjang perbatasan dengan Libanon, yang semakin meningkatkan taruhan di eskalasi.

"Pasukan darat, udara, angkatan laut, dan pasukan intelijen meningkatkan kesiapsiagaan mereka untuk berbagai skenario" dan "tentara cadangan telah menerima pesan mengenai waktu yang relevan yang mereka butuhkan," kata militer pada hari Sabtu.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook